Andrea Pirlo Sarankan Pelatih Serie A Italia Ikuti Jejak Pep Guardiola
Mantan arsitek Juventus Andrea Pirlo menyarankan pelatih muda di Italia agar mengikuti jejak manajer Manchester City Pep Guardiola untuk mengembangkan permainan sepakbola menyerang.
Pirlo mengutarakan, kehadiran sejumlah pelatih muda di klub Serie A telah memberikan warna baru dalam permainan sepakbola di Negeri Pizza. Menurutnya, penguasaan bola lebih banyak membuat tim berpeluang besar meraih kemenangan.
Pirlo mencontohkan skema permainan yang diterapkan Guardiola, baik di Barcelona, Bayern Munich, dan City. Guardiola telah memberikan trofi untuk ketiga klub tersebut dalam karir kepelatihannnya.
“Kalian memiliki pelatih muda yang ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Bagi saya, sepakbola menuju ke arah itu. Guardiola telah menunjukkan itu selama beberapa tahun terakhir,” ujar Pirlo dalam wawancaranya dengan The Athletic yang dikutip Gazzetta dello Sport.
“Jika Anda tidak mengontrol permainan, sulit untuk memenangkan pertandingan. Tentu saja, mungkin ada saat-saat ketika Anda menguasai bola 90 persen, dan lawan memiliki satu-satunya peluang tepat sasaran.”
“Tapi saya lebih suka kalah dengan cara itu dibandingkan menghabiskan seluruh permainan dengan menumpuk pemain di area pertahanan saya sendiri, mencoba mencetak gol lewat serangan balik.”
Pirlo menambahkan, ia akan memanfaatkan waktu luangnya selama belum menangani sebuah tim untuk menyaksikan beberapa laga, di antaranya menonton pertandingan City. Pirlo juga mengungkapkan keinginannya kembali melatih tim setelah mendapat pengalaman di Juventus.
“Saya bisa saja berbuat lebih banyak. Tapi ketika hasil tidak diperoleh, yang pertama bertanggung jawab adalah pelatih. Itu adalah tahun di mana saya banyak berkembang. Pertandingan dan sesi latihan banyak dilakukan secara online, saya mengikuti banyak pelatih untuk mencoba dan memahami ide-ide mereka,” tutur Pirlo.
“Ketika nanti lebih mudah melakukan perjalanan, saya akan pergi, dan melihat beberapa pelatih secara langsung. Saya bertemu [Mauricio] Pochettino saat liburan di Ibiza, dan dia mengundang saya ke Paris. Saya ingin pergi ke Manchester untuk melihat Guardiola. Tetapi di atas semua itu, saya siap untuk melakoni petualangan baru.”