July 07, 2020

Andy Cole Terkesan Dengan Finishing Mason Greenwood

Mantan penyerang Manchester United Andy Cole tak sungkan memuji kualitas Mason Greenwood dalam menuntaskan peluang dengan kedua kaki yang dimiliki.

Pemuda berusia 18 tahun itu mencetak dua gol lewat kaki kiri dan kanannya dalam kemenangan 5-2 atas Bournemouth di Liga Primer Inggris pada akhir pekan kemarin, yang lantas membuat lesakannya menjadi genap 15 gol di semua kompetisi.

United kini berhasil menjaringkan 12 gol dari empat pertandingan di liga sejak kompetisi dilanjutkan setelah sempat ditangguhkan akibat pandemi virus corona, dan Cole meyakini manajer Ole Gunnar Solskjaer telah mengasah ketajaman para pemainnya di tempat latihan.

“Serangan baliknya benar-benar membuat kita unggul. Saya pikir itu menguntungkan semuanya,” kata Cole kepada MUTV Group Chat.

“Tidak diragukan lagi Ole punya kesempatan untuk berbincang dengan semua pemain soal mencetak lebih banyak gol, dan juga mencetak gol ‘jelek’.”

Akan tetapi, dua gol Greenwood pada akhir pekan kemarin tidak bisa disebut jelek, karena keduanya datang dari sepakan yang sangat keras dan tidak bisa dibendung kiper Aaron Ramsdale.

“Ini sangat menyenangkan untuk melihat Mason tampil sangat baik,” lanjut Cole. “Itu mengerikan, dia bisa menggunakan kedua kaki dan Anda tahu dia bisa menghasilkan kualitas seperti itu.

“Dua gol yang ia cetak sangat, sangat spesial dan mudah-mudahan bocah itu terus melakukannya. Dia masih belajar, namun tiap kali dia mendapatkan kesempatan, dia menunjukkan betapa bagusnya dia.

“Dia terlihat sebagai pemain yang sangat rendah hati, yang tentunya adalah hal besar, dan dia akan menjadi pemain Manchester United untuk jangka panjang.”

Cole tidak asing lagi dengan mencuri perhatian berkat gol-golnya – dia pernah memenangkan Sepatu Emas lewat koleksi 34 gol di musim pertamanya di kasta tertinggi bersama Newcastle United, dia dia masih menjadi pemain tercepat yang mencapai 50 gol sejak diperkenalkannya Liga Primer pada 1992.

Meski sekarang ada ekspektasi yang besar pada Greenwood, Cole meyakini pemain berbakat itu bisa menjawabnya.

“Saya pikir semua pujian telah dikirimkan kepadanya,” lanjut Cole.

“Saya mendengarkan Ole yang menyebut dia sebagai finisher terbaik di klub dan, di usia 18 tahun, jika manajer memberi Anda pujian semacam itu, itu bisa menjadi beban yang sangat berat.

“Namun dia telah menjawabnya, dia bermain dan tidak pernah mengecewakan siapa pun. Sekarang gol terlihat berterbangan untuk dia, dengan kaki kiri dan kanan.”