September 20, 2021

Baru Enam Laga, Jesse Lingard Sesumbar Manchester United Siap Akhiri Puasa Gelar

Manchester United baru bertanding enam kali musim 2021/22 tetapi sang pahlawan kemenangan Setan Merah atas West Ham dengan skor 2-1, Jesse Lingard, sudah mengklaim mereka bisa mendaratkan trofi-trofi penting.

Ole Gunnar Solskjaer, yang kontraknya baru saja diperpanjang musim ini, dipercaya menjadi pengakhir paceklik gelar di Old Trafford yang sudah berjalan lima tahun.

Anak asuhnya memulai Liga Primer Inggris dengan positif, meraih 13 poin dari lima laga, dan Lingard yakin United memiliki kedalaman skuad yang mampu membawa mereka kembali sebagai tim juara.

Lingard, yang menjadi pahlawan dari bangku cadangan dengan mencetak gol telat ke gawang mantan peminjamnya, West Ham, berbicara kepada MUTV soal ambisi Setan Merah: “Anda harus selalu start dengan baik dan mengirimkan pernyataan kepada tim lain dan itulah yang kami lakukan.”

“Tujuan utama kami tentu memenangkan trofi musim ini dan saya rasa kami punya kedalaman skuad yang mumpuni untuk melakukan itu. Talenta kami, semua orang lapar ingin bermain dan semuanya bekerja keras di latihan demi dipilih masuk skuad laga.”

“Semuanya selalu siap dipanggil, jadi pemain cadangan harus selalu siap untuk menjadi pembeda.”

“Melawan West Ham selalu berat dan melawan mereka secara beruntun pasti ada rasa berbeda, tapi kami akan menyongsong laga itu dengan penuh rasa percaya diri,” imbuhnya jelang partai Piala Liga kontra The Hammers, Kamis (23/9).

Lingard juga menjelaskan mengapa ia tak melakukan selebrasi kontra West Ham, yang membantunya membangkitkan kariernya musim lalu: “Mereka mendukung saya saat saya dipinjamkan ke sana dan menerima saya dengan hebat, saya cuma ingin membalas budi.”

Sementara Lingard menjadi pembeda di depan gawang lawan, gol telatnya bukan satu-satunya sumber drama di laga tersebut.

West Ham unggul duluan lewat sepakan Said Benrahma, tetapi Cristiano Ronaldo membuat keadaan kembali seimbang.

Kontribusi Lingard hadir di menit ke-89, namun waktu masih tersisa saat Luke Shaw mengakibatkan penalti untuk tim tuan rumah.

Mark Noble dimasukkan dari bangku cadangan hanya untuk menjadi algojo, namun David de Gea menjadi pahlawan di gawang sendiri dengan menyelamatkan sepakan gelandang Inggris itu pada menit kelimat tambahan waktu.

Lingard mengomentari De Gea yang akhirnya menyelamatkan penalti pertama dalam 41 percobaan (termasuk adu penalti): “David selalu merupakan penyelamat penalti yang hebat dan kami yakin padanya dan memercayainya untuk melakukan penyelamatan, dan ia memang melakukannya.”

“Ada rasa kebersamaan yang nyata dan semuanya bermain demi satu sama lain, kami bermain untuk menang dan bermain demi fans dan staf, jadi semuanya siap untuk bermain.”

September 20, 2021

Baru Enam Laga, Jesse Lingard Sesumbar Manchester United Siap Akhiri Puasa Gelar

Manchester United baru bertanding enam kali musim 2021/22 tetapi sang pahlawan kemenangan Setan Merah atas West Ham dengan skor 2-1, Jesse Lingard, sudah mengklaim mereka bisa mendaratkan trofi-trofi penting.

Ole Gunnar Solskjaer, yang kontraknya baru saja diperpanjang musim ini, dipercaya menjadi pengakhir paceklik gelar di Old Trafford yang sudah berjalan lima tahun.

Anak asuhnya memulai Liga Primer Inggris dengan positif, meraih 13 poin dari lima laga, dan Lingard yakin United memiliki kedalaman skuad yang mampu membawa mereka kembali sebagai tim juara.

Lingard, yang menjadi pahlawan dari bangku cadangan dengan mencetak gol telat ke gawang mantan peminjamnya, West Ham, berbicara kepada MUTV soal ambisi Setan Merah: “Anda harus selalu start dengan baik dan mengirimkan pernyataan kepada tim lain dan itulah yang kami lakukan.”

“Tujuan utama kami tentu memenangkan trofi musim ini dan saya rasa kami punya kedalaman skuad yang mumpuni untuk melakukan itu. Talenta kami, semua orang lapar ingin bermain dan semuanya bekerja keras di latihan demi dipilih masuk skuad laga.”

“Semuanya selalu siap dipanggil, jadi pemain cadangan harus selalu siap untuk menjadi pembeda.”

“Melawan West Ham selalu berat dan melawan mereka secara beruntun pasti ada rasa berbeda, tapi kami akan menyongsong laga itu dengan penuh rasa percaya diri,” imbuhnya jelang partai Piala Liga kontra The Hammers, Kamis (23/9).

Lingard juga menjelaskan mengapa ia tak melakukan selebrasi kontra West Ham, yang membantunya membangkitkan kariernya musim lalu: “Mereka mendukung saya saat saya dipinjamkan ke sana dan menerima saya dengan hebat, saya cuma ingin membalas budi.”

Sementara Lingard menjadi pembeda di depan gawang lawan, gol telatnya bukan satu-satunya sumber drama di laga tersebut.

West Ham unggul duluan lewat sepakan Said Benrahma, tetapi Cristiano Ronaldo membuat keadaan kembali seimbang.

Kontribusi Lingard hadir di menit ke-89, namun waktu masih tersisa saat Luke Shaw mengakibatkan penalti untuk tim tuan rumah.

Mark Noble dimasukkan dari bangku cadangan hanya untuk menjadi algojo, namun David de Gea menjadi pahlawan di gawang sendiri dengan menyelamatkan sepakan gelandang Inggris itu pada menit kelimat tambahan waktu.

Lingard mengomentari De Gea yang akhirnya menyelamatkan penalti pertama dalam 41 percobaan (termasuk adu penalti): “David selalu merupakan penyelamat penalti yang hebat dan kami yakin padanya dan memercayainya untuk melakukan penyelamatan, dan ia memang melakukannya.”

“Ada rasa kebersamaan yang nyata dan semuanya bermain demi satu sama lain, kami bermain untuk menang dan bermain demi fans dan staf, jadi semuanya siap untuk bermain.”