Bintang Chelsea Reece James: Saya Tidak Pernah Ingin Bermain Sebagai Bek Kanan!
Reece James telah mengungkapkan bahwa dia tidak ingin bermain sebagai bek kanan selama berada di akademi Chelsea, tetapi mengakui bahwa itu telah membantu mewujudkan mimpinya menjadi pemain profesional saat remaja.
Bintang The Blues tersebut memantapkan namanya sebagai salah satu pemain bertahan paling menjanjikan di Inggris selama beberapa musim terakhir, dengan kejayaan Liga Champions dan penghargaan medali perak Euro 2020 berhasil ia dapatkan.
Tapi sekarang, pemain internasional Inggris itu telah mengakui bahwa ia marah selama beberapa tahun dengan keputusan untuk memindahkannya dari posisi aslinya di lini tengah selama masa mudanya di markas klub di Cobham.
Apa yang dikatakan James?
“Ketika saya pertama kali tiba di Chelsea, saya adalah seorang striker tetapi kemudian pindah ke lini tengah selama beberapa musim,” kata James dilansir laman resmi klub.
“Kemudian, ketika saya berusia sekitar 15 tahun, saya mendapati diri saya bermain sebagai bek kanan karena ada pemain yang lebih baik di lini tengah. Saya membencinya selama mungkin dua atau tiga tahun dan tidak pernah ingin bermain di sana!”
“Tetapi suatu hari, posisi itu akhirnya cocok dan saya sukai. Saya pikir koin telah jatuh sehingga saya tidak akan bermain di lini tengah lagi dan ini adalah posisi baru saya.”
“[Kemudian] saya menandatangani kontrak profesional pertama saya ketika berusia 17 tahun. Saya ingin menjadi seorang profesional sejak saya masih muda di sini. Saya sangat bahagia.”
Debut impian James
Hanya kurang dari dua tahun sejak pertandingan senior pertamanya untuk klub, pemain berusia 21 tahun itu mencetak gol bagi The Blues dalam kemenangan melawan Arsenal di Liga Primer, akhir pekan lalu.
James juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol ketika menang atas Grismby 7-1 di Piala Liga pada September 2019, dan mengakui bahwa itu adalah kesempatan yang luar biasa.
“Itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk melakukan debut saya di Stamford Bridge dan juga mencetak gol,” tambahnya.
“Setiap kali saya pergi ke Stamford Bridge sebagai seorang anak kecil, saya selalu bertanya-tanya bagaimana rasanya berjalan keluar dengan sorak-sorai penonton dan pada hari itulah saya melakukannya.”
James akan berharap menjadi salah satu bagian dari pasukan Gareth Southgate untuk kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 di bulan September ketika bos Three Lions itu mengumumkan skuadnya akhir pekan ini.
Setelah tampil sangat buruk di Wembley pada final Euro 2020 melawan Italia, Inggris akan bangkit kembali untuk bisa tampil di turnamen musim dingin berikutnya.
Namun sebelum itu, James akan menatap tajam pada pertandingan besar yang berpotensi menentukan musim klub ketika Chelsea menghadapi Liverpool, Sabtu (28/8) WIB.