Borneo FC Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah Daerah Pada Sepakbola
Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein, boleh dibilang cemburu dengan klub-klub Indonesia lain yang mendapat perhatian dari pemerintah daerah provinsi mereka.
Persib Bandung yang berdomisili di Jawa Barat, atau Persija Jakarta yang berada di DKI Jakarta, kerap menjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi masing-masing.
Sayangnya hal tersebut tidak dialami oleh Borneo, yang berasal dari Samarinda. Nabil pun mengutarakan minimnya atensi dari pemda Kalimantan Timur, yang cukup ia sayangkan.
“Perhatian pemerintah Kalimantan Timur kurang, kalau bantuan tidak ada. Tapi bukan bantuan yang kami harapkan, tapi perhatian,” ucap pengusaha muda itu, kepada media.
“Kami ingin juga mendapat perlakukan seperti apa yang dilakukan Pak Ridwan [Kamil, gubernur Jawa Barat], itu sebuah perhatian yang baik,” kata Nabil menambahkan.
Rusmadi Wongso, yang pernah menjabat sebagai sekretaris provinsi Kalimantan Timur, mengunjungi markas Borneo di Stadion Segiri, pada akhir pekan lalu, dan diterima langsung oleh Nabil.
Kehadiran Borneo sebagai satu-satunya klub sepakbola asal Kalimantan Timur yang eksis di kompetisi teratas Liga 1, mendapat perhatian dan apresiasi khusus dari Rusmadi.
“Saya ucapkan selamat datang buat Pak Rusmadi yang telah berkunjung ke markas Borneo FC Samarinda. Ini jadi penghargaan buat kami,” ungkap Nabil, dikutip situs resmi Borneo.
“Beliau datang untuk bersilahturahmi dan membahas perkembangan sepakbola di Samarinda. Karena Borneo sebagai salah satu tim asal Kalimantan Timur yang berlaga di level tertinggi sepakbola Indonesia, itu menjadi kebanggaan Samarinda sendiri,” urainya.
Borneo menjadi salah satu tim yang antusias menyambut rencana kompetisi digelar kembali, 1 Oktober mendatang. Nabil berucap, tim pelatih sudah menyusun rencana untuk kembali menggelar latihan.
“Rencananya tanggal 10 Agustus kalau tidak ada perubahan. Tapi masih berubah tergantung situasi bagaimana ke depan. Sebelum berkumpul, sebelum latihan saya mau ada tes [Covid-19] dulu, hasilnya keluar baru kami latihan,” tukas Nabil.
Sebelum Liga 1 ditangguhkan pada 16 Maret lalu, Borneo tampil cukup meyakinkan di bawah arahan pelatih Edson Tavares. Mereka melakoni tiga pertandingan, dan mengumpulkan enam poin. Kemenangan diraih atas Persela Lamongan, dan tim kuat Persipura Jayapura.