Bos Chelsea Thomas Tuchel Optimistis Edouard Mendy Bisa Sembuh Jelang Final Liga Champions
Thomas Tuchel optimistis Edouard Mendy bisa sembuh menjelang Chelsea vs Manchester City di final Liga Champions.
Sejak diboyong dari Rennes dengan mahar sebesar £22 Juta musim panas lalu, Mendy menjelma menjadi kiper utama The Blues, mencatatkan 24 nirbobol dalam 44 laga di semua kompetisi.
Pria 29 tahun itu lagi-lagi diandalkan Si Biru saat laga pamungkas Liga Primer kontra Aston Villa namun harus digantikan Kepa Arrizabalaga pasca turun minum karena cedera tulang rusuk. Padahal, final Liga Champions digelar akhir pekan ini.
Tuchel menyampaikan kabar baik tentang kondisi Mendy saat konferensi pers Senin kemarin: “Soal Edou, kabar terbarunya adalah kami punya harapan ia bisa bergabung di latihan Rabu besok bersama yang lain.”
“Manajemen rasa sakit cederanya berkembang dengan baik, itu bagus tapi tentunya kami butuh melihat kondisinya besok Rabu. Kami berharap ia bisa kembali.”
Tuchel menambahkan: “Edou akan bermain jika ia bugar, dan jika besok Rabu ia belum bugar, kami akan lihat Kamis, jika tidak maka Jumat. Kami akan mengambil keputusan ini dengan masuk akal dan bertanggung jawab. Di saat yang sama, kami percaya pada pengganti kami jika ia tidak bisa tampil. Kepa pemain cadangan yang bagus yang akan menggantikannya.”
“Jadi, pacuan sudah dimulai. Kami senang gambar menunjukkan cederanya tidak terlalu serius. Kami merasa positif, tapi tiap jam dan tiap hari berarti. Harapannya, tim dan Edou sendiri bisa tampil baik jika ia merumput. Ia akan jadi pemain penting bagi kami.”
Pelatih asal Jerman itu juga berbicara tentang kebugaran N’Golo Kante menjelang final, setelah gelandang Prancis itu cedera ringan saat menang lawan Leicester 2-1 pekan lalu yang membuatnya tak bisa tampil saat The Blues dikalahkan Aston Villa 2-1 kemarin Minggu.
“Soal N’Golo, tidak ada yang berubah, saya mempertimbangkan mengganti taktik saya supaya berhenti bertanya tentang N’Golo dan membiarkannya berlatih besok Rabu,” ujar Tuchel.
“Saya tidak menanyainya lagi apakah ada masalah dengan kondisinya, saya cuma membiarkan ia latihan, dan memainkannya besok Sabtu. Mungkin saya tidak akan berbicara kepada para dokter dan fisioterapis lagi agar tidak dengar kabar buruk.”
“Jadi mungkin saya harus mengganti taktik saya! Tapi kondisinya tampak baik dan saya berharap tetap baik.”
Kampiun Liga Primer City finis 19 poin di atas Chelsea yang hanya menempati peringkat keempat, yang dianggap sebagai kuda hitam di final besok Sabtu.
Namun, Tuchel memimpin skuadnya menang 1-0 atas anak asuh Pep Guardiola di semi-final Piala FA dan menang 2-1 di Etihad di pertemuan liga teranyar mereka, dan berharap banyak pemainnya bisa menang lagi di Estadio do Dragao.
“Ini City bersama Pep, jadi mungkin mereka tim terbaik di Eropa saat ini bahkan dunia. Lagi-lagi terserah kami untuk memperkecil jarak dalam 90 menit,” ujarnya.
“Untungnya kami sudah pernah melakukannya. Kami berlaga melawan tim ini dalam keadaan yang sama dalam jangka waktu pendek. Inilah mengapa kami terus berjuang dan percaya. Semua bisa terjadi di final. Tentu saja bisa terjadi ke semua arah. Kami ingin memaksa keberuntungan dan takdir untuk mengiringi langkah kami di laga ini.”