Bos Manchester City Pep Guardiola Raih LMA Manager Of The Year
Pep Guardiola meraih gelar penghargaan Manajer Terbaik dari Asosiasi Manajer Liga (LMA) setelah sukses mempersembahkan Liga Primer dan Piala Liga bagi Manchester City.
Setelah musim lalu harus mengakui kedigdayaan Liverpool, City bangkit dari keterpurukan awal musim ini untuk membuktikan kelasnya di atas klub Liga Primer lain.
The Citizen meraih titel dengan jarak 12 poin, mengalahkan Tottenham Hotspur di final Piala Liga dan bisa menutup musim ini dengan sangat gemilang jika mengalahkan Chelsea di final Liga Champions.
Usai menerima penghargaan, Guardiola berterima kasih kepada rekan satu profesinya dan melayangkan pujian kepada pemain dan staffnya.
“Saya senang memenangkan Manajer Terbaik LMA untuk kedua kalinya,” ujar Guardiola di situs LMA. “Bagi saya ini trofi spesial karena ini merupakan hasil pemungutan suara dari rekan-rekan sesama manajer. Meraih penghargaan seperti ini hanya mungkin jika seorang manajer dikelilingi oleh profesional yang hebat.”
“Pemain saya fantastis – dedikasi dan profesionalisme mereka tidak pernah goyah, bahkan di musim paling menantang yang pernah kita jalani.”
“Staff saya juga pantas menerima pujian terbaik. Saya sangat beruntung bisa memiliki tim yang memberikan segalanya setiap harinya untuk memastikan Manchester City bisa meraih yang terbaik yang kami bisa.”
“Penghargaan ini saya dedikasikan dan kami menangkan bersama.”
Daniel Farke, Grant McCann, dan Michael Duff dipilih oleh sesama manajer usai mengarsiteki Norwich City, Hull City, dan Cheltenham Town untuk meraih gelar di Championship, Liga Satu, dan Liga Dua.
Chelsea Wanita menderita kekalahan besar di final Liga Champions, 4-0 kontra Barcelona, namun Emma Hayes dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Barclays FA WSL setelah meraih WSL bersama The Blues.
Steven Gerrard meraih Pencapaian Spesial LMA usai mengakhiri dominasi Celtic di Skotlandia dan membawa Rangers meraih Liga Skotlandia tanpa kekalahan.