Bruno Fernandes Berperan Penting Antar Manchester United Ke Liga Champions
Bruno Fernandes dinilai “punya peran penting” untuk mengantar Manchester United ke Liga Champions musim depan. Hal itu pun diakui manajer Ole Gunnar Solskjaer setelah tim arahannya mengamankan posisi tiga di tabel klasemen akhir Liga Primer Inggris 2019/20.
United, yang tampil kurang konsisten di paruh pertama musim ini, kemudian melaju kencang di paruh kedua dan terutama setelah restart kompetisi. Hal itu sedikit banyak dipengaruhi oleh kehadiran Bruno, yang didatangkan dari Sporting CP pada musim dingin kemarin.
Gelandang internasional Portugal itu mengemas delapan gol dan tujuh assists dari 14 penampilan awalnya untuk United di Liga Primer. Ia pun turut mencetak satu gol di partai terakhir musim ini guna membawa timnya menang 2-0 atas Leicester City di pekan ke-38, Minggu (26/7) malam WIB tadi.
Kemenangan atas Leicester itu membuat United finis di urutan tiga dengan koleksi 66 poin, sama seperti yang dikumpulkan Chelsea yang berakhir di posisi empat, dan mereka unggul empat angka di depan Leicester yang musim depan akan bermain di Liga Europa.
Mengenai dampak Bruno, Ole kepada MUTV mengatakan: “Kita harus akui bahwa dia datang dan telah menjadi pengaruh besar, dia telah membuat impak besar, dia sejauh ini fantastis – mencetak banyak gol, menciptakan banyak assist, selain itu antusiasme dan mentalitasnya di klub ini telah sangat membantu.
“Mungkin, hari ini, kalian bisa melihat Bruno yang kelelahan dan itu wajar terjadi karena dia sudah bermain terlalu sering. Tapi kalian bisa lihat gairahnya, juga keluhannya di sini dan sana, dan kami terkadang harus mengenyahkan itu dari dia.
“Namun dia sudah maju, bermain tenang dan menjaringkan gol lewat penalti. Tentu saja, kalian bisa lihat dia sekarang kelelahan, kakinya, kepalanya dan sesuatnya berjalan sedikit lebih lambat namun itu masih oke. Tapi kami harus terbiasa dengan itu tahun depan.
“Kita tidak lagi di Liga Europa, kita di LIga Champions dan dia akan bermain karena saya tidak bisa mengistirahatkan pemain di Liga Champions seperti yang kita lakukan di Liga Europa. Jadi kita akan menuntut lebih banyak hal dari dia.”