Callum Hudson-Odoi: Cedera Adalah Ujian Mental
Winger Chelsea Callum Hudson-Odoi mengaku sempat khawatir karier sepakbola profesionalnya berakhir ketika mendapat cedera Achilles pada musim lalu.
Bintang berusia 18 tersebut mendapat cedera pada April hingga terpaksa absen di sisa kompetisi dan melewatkan sejumlah pertarungan penting termasuk kemenangan di final Liga Europa lawan Arsenal.
Hudson-Odoi kemudian bermain lagi ketika Chelsea menghabisi Brighton and Hove Albion 2-0 pada akhir September lalu, dan sebelumnya menyumbang gol saat the Blues menang 7-1 atas Grimbsby Town di EFL Cup.
“Saya bertanya pada diri sendiri apakah bisa bermain lagi. Itu pikiran pertama saya,” ujarnya pada Sky Sports.
“Saya sangat cemas karena tahu cedera itu serius tetapi keluarga menjaga kepercayaan diri, mereka mengatakan saya akan kembali seperti dahulu.”
“Tetapi ada momen-momen ketika saya datang ke sesi latihan untuk kemudian bersedih hati karena hanya bisa menyaksikan dari sisi lapangan.”
“Masa yang kelam tetapi saya juga bisa menarik banyak sisi positif.”
“Reaksi pertama saya ketika mendapat cedera adalah marah, karena sebelumnya semua berjalan mulus. Saya sering bermain untuk mendapat panggilan timnas. Semua berjalan sempurna.”
“Tetapi saya juga menyadari, saya akan kembali lebih kuat dari sebelumnya.”
“Saya absen selama tiga hingga empat bulan. Cedera adalah ujian mental karena saya tidak pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya.”
“Sekarang saya senang bisa bermain lagi. Saya tidak menyangka bisa menciptakan assist dan menyumbang gol. Semoga saja saya terus berkembang dan menambah koleksi gol.”
CHO kemudian sedikit membahas soal rencana transfer ke Bayern Munich untuk kemudian meneken kontrak baru di Stamford Bridge.
“Klub ini sudah melakukan banyak hal untuk saya dan saya berterima kasih,” tuturnya di BBC Sport.
“Keputusan yang telah diambil sangat bagus untuk saya dan keluarga. Kami semua berpendapat Chelsea adalah klub yang tepat.”
“Saya sudah berada di sini sepanjang hidup, hingga perubahan dirasakan belum perlu. Ibu dan ayah saya bahagia, begitu juga dengan saya.”