March 03, 2020

Catatan Dari Pekan Pertama Liga 1 2020

Liga 1 2020 telah menyelesaikan pekan pertama, dengan laga antara TIRA Persikabo dan Arema FC menjadi laga penutup pekan perdana. Banyak hal menarik yang menjadi catatan pada pekan pertama kompetisi kasta teratas Indonesia ini.

Ledakan Tim Promosi

Persik Kediri, Persita Tangerang, dan Persiraja Banda Aceh membuktikan bahwa mereka tak bisa dianggap enteng kendati berstatus sebagai tim promosi. Ketiganya mengawali kompetisi dengan mendapat skor imbang, atau meraih poin satu.

Macan Putih — julukan Persik — sebagai tim juara Liga 2 2019 mampu menyulitkan Persebaya Surabaya pada laga pembuka Liga 1 musim ini. Mereka membobol tuan rumah lebih dulu, dan akhirnya harus mengakhiri laga dengan skor 1-1.

Hal impresif dilakukan oleh Persita, yang menahan imbang Bali United sebagai juara bertahan, dengan skor 0-0, di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Sementara Persiraja membuat Bhayangkara FC gigit jari, karena usaha keras mereka di Stadion Harapan Bangsa.

Persib Bandung & Madura United Digdaya

Awal mulus dilalui Madura United dan Persib Bandung pada awal kompetisi, dengan keduanya mampu meraih kemenangan besar sekaligus nirbobol. Persib melumat Persela Lamongan, 3-0, dan Madura United menghajar Barito Putera, 4-0.

Kedua tim tampil digdaya di markas mereka masing-masing, menegaskan diri sebagai tim yang patut diperhitungkan musim ini. Menarik untuk ditunggu bagaimana kiprah Maung Bandung serta Laskar Sape Kerrab, pada pekan berikutnya.

Sinar Para Pemain Debutan

Wander Luiz dan Geoffrey Castillion punya peran penting dalam kemenangan besar Persib atas Persela, keduanya mencatatkan nama di papan skor. Berstatus sebagai pemain debutan, Luiz dan Castillion tampil cair. Juga jangan lupakan peran sentral Teja Paku Alam, yang sigap mengawal gawang Persib hingga memperoleh cleansheet.

Dari Jakarta, Persija Jakarta juga bersinar berkat para amunisi anyar mereka. Marco Motta yang sempat gugup tampil di hadapan Jakmania, mampu mempersembahkan andil besar sebagai debutan untuk tim ibu kota, ketika menumbangkan Borneo FC, 3-2. Ada pun Evan Dimas serta Osvaldo Haay, yang sama-sama mengemas sebiji gol di laga tersebut.

Brace!

Dari sembilan pertandingan yang bergulir pada pekan satu, ada tiga pemain yang langsung memborong brace untuk tim mereka, dan sukses berujung dengan tiga poin. Ketiganya boleh diperhitungkan sebagai kandidat topskorer musim ini.

Tiga pemain yang tampil ganas antara lain Alberto Goncalves dengan golnya ke gawang Barito Putera, Wander Luiz yang membantu Persib membekuk Persela, dan satu-satunya nama asli lokal yang mengemas sepasang gol pada pekan pertama, Kushedya Hari Yudo.

Striker asli Malang itu jadi penentu kemenangan Arema FC atas TIRA Persikabo. Yudo memberi sinyal bahwa striker lokal masih bisa dijadikan andalan, dengan gol sundulan berkelas darinya, serta tendangan keras dari dalam kotak penalti, ke gawang Persikabo.

Jangan Main-Main Dengan Arema FC

Arema menjadi satu-satunya tim yang meraih tiga poin penuh di markas lawan. Korban mereka adalah TIRA Persikabo, di Stadion Pakansari. Tentu, ini menjadi sinyal serius dari Arema, yang musim ini ditukangi pelatih apik, Mario Gomez.

Sosok asal Argentina itu memberi penegasan bahwa dirinya bisa saja membawa Arema kembali berada di jalur juara, setelah dua musim sebelumnya sukses bersama Persib Bandung, dan Borneo FC.

Yang perlu menjadi sorotan adalah, bagaimana Arema bisa mengatasi situasi tanpa pemain asing mereka di pekan pertama. Ya, Singo Edan hanya memainkan Oh Inkyun pada laga versus Persikabo, karena pemain asing lainnya belum disahkan. Hasilnya tak mengecewakan, para pemain lokal tampil spartan, terutama KH Yudo yang memborong dua gol kemenangan.