#ClearHeadSmart Matchday 5 Liga Primer Inggris: Trio London Arsenal, Chelsea & Spurs Patah Hati, Man United Bangkit
Pekan kelima Liga Primer Inggris telah rampung digelar dan #ClearHeadSmart untuk pertama kalinya menghadirkan ‘probabilitas kemenangan’ secara live [Live Win Probability] dengan aneka hasil akhir yang sesuai prediksi maupun di luar dugaan.
Liverpool misalnya. #ClearHeadSmart mengakumulasi 19 perjumpaan terakhir antara Everton dan The Reds , dengan tim terakhir tak pernah kalah sejak kemenangan 2-0 The Toffees Oktober 2010 silam, sehingga muncul probablitas kemenangan yang mengunggulkan pasukan Jurgen Klopp 52,8% berbanding 20,8% milik pasukan Carlo Ancelotti. Saat para fans kubu Anfield bersuka cita di pengujung laga kontra Everton berkat gol menit-menit akhir Jordan Henderson yang mengubah papan skor jadi 3-2, VAR secara kontroversial kemudian menganulir torehan itu.
Di tempat lain, Chelsea dan Tottenham Hotspur juga harus kecele gara-gara kecolongan gol telat yang memupus kemenangan di depan mata saat masing-masing menghadapi Southampton dan West Ham United, meski dua tim pertama punya trek rekor bagus di beberapa duel terkini untuk mempersentasekan probabilitas kemenangan 62,2% – 14,6% untuk keunggulan The Blues dan 66,5% berbanding 12,4% untuk status favorit The Lilywhites di akhir pekan kemarin.
Sementara, untuk duel antara Newcastle United dan Manchester United, #ClearHeadSmart memberi persentase probabilitas kemenangan secara akurat, dengan perbandingan 25,6% – 45,6%, di mana Setan Merah berpesta empat gol berbalas satu.
#ClearHeadSmart juga menghitung probabilitas kemenangan dengan tepat untuk laga Manchester City versus Arsenal, dengan komparasi 69,4% – 11,2%. Pertandingan ini berakhir kemenangan skuad Pep Guardiola dengan skor hemat, 1-0.
Review ‘Big Six’
Lupakan drama VAR, betapapun kecewanya Liverpool gagal menang atas seteru abadinya, Everton, Mohamed Salah tetap akan berpesta karena dia menandai Derby Merseyside kali ini dengan gol ke-100 bagi The Reds dalam 159 laga yang telah dilaluinya.
Di kubu seberang, The Toffees patut berterima kasih pada Dominic Calvert-Lewin, yang berkat golnya tim sukses meredam potensi kemenangan Liverpool. Lebih dari itu, striker berbakat Inggris yang tengah naik daun ini sekarang jadi pemain pertama yang mencetak gol di seluruh lima laga awal Everton di liga dalam semusim sejak Tommy Lawton di edisi 1938/39.
Di Etihad Stadium, Manchester City kini membukukan rekor tak tak terkalahkan di 10 laga terakhir kontra Arsenal di ajang Liga Primer, dengan yang terbaru gol Raheem Sterling sukses menjinakkan pasukan Mikel Arteta 1-0 di Etihad Stadium akhir pekan lalu.
Sterling sendiri tambah moncer, hanya dalam lima laga dia mampu terlibat untuk enam gol yang dicetak The Citizens [4 gol dan 2 assist ].
Nasib kurang bagus juga menimpa tim London lainnya, Chelsea . Dihiasi dengan penampilan sensasional Timo Werner, yang akhirnya ‘pecah telur’ di Liga Primer dengan torehan dua gol, The Blues ditahan imbang 3-3 Southampton.
Padahal, gol Kai Havertz seakan siap memberi tiga poin bagi Frank Lampard, nahas gol di injury-time dari Jannik Vestergaard membuyarkan kegembiraan di Stamford Bridge.
Demikian juga pasukan London lainnya, Tottenham Hotspur , yang juga memetik skor identik kala meladeni West Ham United. Skuad Jose Mourinho lebih parah, karena sempat unggul 3-0 sebelum berondongan tiga gol balasan di sepuluh menit terakhir dari anak-anak David Moyes memaksa laga berakhir sama kuat, 3-3.
Namun Harry Kane cukup menyita perhatian di penampilan kelimanya bagi Spurs musim ini karena dia sekarang telah terlibat dalam 12 gol tim sejauh ini [5 gol dan 7 assist ] – angka tertinggi untuk keterlibatan gol bagi seorang pemain setelah lima laga dalam semusim.
Rekan Kane di timnas Inggris, Harry Maguire, juga jadi protagonis saat memimpin Manchester United memporakporandakan Newcastle United 4-1. Beda dengan Kane, Maguire disorot karena peforma memblenya belakangan, baik di level klub dan timnas.
Tapi di laga akhir pekan kemarin, sang kapten seolah terbangun dari mimpi buruk dengan sebiji golnya membantu tim berpesta gol. Kemenangan United ini bisa ditebak meski harus tertinggal lebih dulu, sebab The Red Devils telah menikmati comeback yang kesepuluh mereka melawan The Magpies di Liga Primer – kebangkitan paling banyak dibanding tim mana pun melawan satu tim di kompetisi kasta teratas.
Musim 2020/21, #ClearHeadSmart akan melakukan prediksi untuk pertandingan-pertandingan besar di Liga Primer Inggris. Nantikan kehadirannya kembali minggu ini di akun Twitter dan laman Goal! Ayo #SikatHabis dan Menang Bersama Clear!