June 05, 2020

David De Gea Seperti Spiderman Saat Berlatih

Tomasz Kuszczak menyebut David de Gea sebagai kiper luar biasa dan kiper nomor satu Manchester United itu seperti Spider-Man saat berlatih di awal kariernya di Liga Primer Inggris. 

De Gea merampungkan kepindahan seharga £19 juta ke Old Trafford dari Atletico Madrid pada musim panas 2011 untuk menjadi penerus Edwin van der Sar sebagai kiper utama klub. 

Kemampuan bintang asal Spanyol tersebut sempat dipertanyakan akibat dari sejumlah kesalahan yang dibuat pada musim debutnya namun dia membungkam semua kritik dengan menjadi salah satu pemain kunci keberhasilan klub berjaya di musim 2013/14 lalu naik ke level berikutnya sepeninggalan era Sir Alex Ferguson. 

Ketika United mulai tertinggal dari tim-tim seperti Manchester City, Chelsea dan Liverpool di Liga Primer, De Gea diandalkan oleh klub agar terhindar dari kerusakan yang lebih parah. Pemain berusia 29 tersebut menyabet penghargaan Pemain Terbaik klub dalam sejumlah kesempatan dan sekarang berstatus sebagai salah satu kiper terbaik di sepakbola Eropa. 

Standar De Gea mulai menurun di ujung musim lalu, seiring dengan sejumlah poin penting yang lepas dari tangan Manchester United. Isu serupa terlihat pada 2019/20 namun Kuszczak tetap berpendapat mantan rekan setimnya itu adalah pemain jempolan. 

“Lebih dari satu tahun saya berlatih beresama de Gea dan saya ingat bagaimana para pemain mengincar sudut atas gawang dan secara tiba-tiba de Gea terbang seperti Spider-Man menggagalkan gol! Saya terkagum-kagum. Dia sangat kuat dan cepat, pemain hebat. Kesalahan itu pasti ada, kita semua melakukannya tetapi de Gea telah memberi bukti kemampuan dalam waktu yang lama.”

“Penampilannya selama delapan atau sembilan musim terakhir sangat luar biasa. Bermain untuk tim besar dan terus bermain bagus tidak mudah. Sayang, setelah kepergian Sir Alex ada sejumlah perubahan di klub. United sedikit kesulitan dan sontak de Gea ada di dalam tekanan hebat.”

“Saya tidak terkejut dia menyambar predikat Pemain Terbaik untuk empat atau lima kali secara beruntun karena dia memang layak mendapatkannya. Dia melakukan banyak penyelamatan penting dan tekanan hebat hampir selalu menghampiri di setiap pertandingan.”

“Saya bermain di beberapa laga untuk United dan mungkin hanya menyentuh bola sebanyak tiga kali dan nyaris tidak melakukan apapun! Saya hanya mengoper bola dan menang 3-0. Terima kasih banyak!”

“Tetapi situasinya berbeda dengan David. Hampir di setiap pertandingan dia harus melakukan penyelamatan hebat dan bagi saya dia adalah kiper luar biasa, salah satu yang terbaik. Saya tidak ragu mengucapkan itu.”