David Moyes: Ole Gunnar Solskjaer Dapat Waktu Yang Tak Saya Dapat Di Manchester United
Manajer West Ham United, David Moyes, merasa bahwa dirinya tidak diberikan waktu yang layak seperti Ole Gunnar Solskjaer kala melatih Manchester United.
Terdekat, West Ham akan menghadapi Man United pada pekan ke-37 Liga Primer Inggris di Old Trafford, Kamis (23/7) pukul 00:00 dini hari WIB.
Tujuh tahun lalu alias pada musim 2013/14, Moyes adalah “yang terpilih” sebagai manajer Man United pasca-era kepelatihan Sir Alex Ferguson.
Kala itu, Moyes dikontrak hingga enam tahun. Namun, pelatih asal Skotlandia itu hanya bertahan 10 bulan sebelum dipecat lantaran United gagal lolos ke Liga Champions untuk kali pertama dalam hampir dua dekade.
Setelah era Louis van Gaal dan Jose Mourinho, kini Man United diasuh oleh eks pemainnya, Solskjaer, sejak Desember 2018 dan dipermanenkan pada Maret 2019.
Man United finis di urutan keenam pada musim lalu. Musim ini, Solskjaer berpeluang besar mengembalikan Setan Merah ke zona Liga Champions dalam dua laga tersisa.
Moyes pun meyakini bahwa Solskjaer diuntungkan dengan pendekatan yang lebih sabar dari hierarki klub.
“Man United adalah klub yang luar biasa dan tempat yang brilian untuk berkarier di sini. Bagi saya, Man United adalah klub terbesar di dunia,” ucap Moyes dalam sesi jumpa pers pralaga.
“Old Trafford selalu menjadi tempat yang spesial. Saya antusias untuk kembali.”
“Ole [Gunnar Solskjaer] merasakan awal yang sulit [musim ini]. Tetapi perbedaan antara saya dan Ole adalah bahwa dia diberikan waktu [lebih banyak].”
“Dia mempromosikan pemain dari akademi, yang selalu diperjuangkan Man United. Mereka punya sejumlah pemain muda yang sangat bergairah dari lingkungan sendiri,” tambahnya.
Sejak dipecat Man United, Moyes sempat hijrah ke LaLiga Spanyol untuk melatih Real Sociedad dan kembali ke EPL untuk membesut Sunderland.
Moyes resmi kembali ditunjuk sebagai manajer West Ham untuk menggantikan pelatih terdahulu, Manuel Pellegrini, pada akhir 2019.
Kini, West Ham menempati urutan ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 37 poin. Tiga kemenangan dari lima laga terakhir hampir memastikan The Hammers terhindar dari degradasi.