May 19, 2020

Di Mata Wayne Rooney, Park Ji-Sung Sama Pentingnya Dengan Cristiano Ronaldo

Mantan penyerang Manchester United Wayne Rooney tidak akan pernah melupakan Park Ji-Sung yang ia anggap sebagai pilar penting di lini tengah Setan Merah.

Rooney pernah bekerja sama dengan Park selama waktunya di Old Trafford yang diwarnai kesuksesan, dan keduanya memenangkan banyak trofi bersama di bawah arahan Sir Alex Ferguson.

Dalam kolomnya di Sunday Times, Rooney bahkan tak segan menyamakan peran Park dengan Cristiano Ronaldo.

“Ini gila namun jika Anda menyebut nama Cristiano Ronaldo kepada bocah 12 tahun, mereka akan langsung mengatakan, ‘Ya, dia pemain brilian untuk Manchester United,” tulis Rooney.

“Namun jika Anda berkata ‘Park Ji-Sung’, mereka mungkin tidak tahu siapa dia. Tapi semua dari kami yang pernah bermain dengan Park tahu bahwa dia sangat penting untuk kesuksesan kami.

“Itu karena Park memberikan kolektivitas dan saya ingin membicarakan soal tim. Mereka – bukan bintang – adalah hal terpenting di olahraga.”

Rooney mengatakan itu karena Park pernah begitu sukses ketika diminta mematikan pemain hebat AC Milan macam Andrea Pirlo, dan momen itu membuat ia sadar.

“Fletch [Darren Fletcher] dan Park memainkan peran besar dalam perkembangan kami sebagai sebuah tim,” lanjut Rooney.

“Saya ingat team talk Fergie sebelum melawan AC Milan. Dia mengatakan kepada Park: ‘Tugasmu hari ini bukan untuk menyentuh bola, bukan juga membuat umpan, tugasmu adalah Pirlo. Hanya itu: Pirlo’.”

“Saat itu Andrea Pirlo melakukan rata-rata 110 umpan per pertandingan, angkanya di kisaran itu, dan dari itu, sekitar 60-70 adalah umpan ke depan, umpan-umpan yang bisa melukaimu. Dia punya trik: ketika bola datang padanya dari full-back, dia akan mengumpannya di atas bek sentral Anda, untuk memudahkan Andriy Shevchenko atau Kaka berlari. Pirlo adalah pengumpan terbaik yang pernah saya lihat.

“Jadi Fergi bilang kepada Park: ‘Jangan biarkan dia mengumpan. Anda tidak boleh tertinggal satu yard atau satu detik lebih lambat.’ Dan saya pikir Pirlo kesulitan meraih 40 umpan di laga tersebut, dan 95 persen adalah umpan ke belakang karena Park sangat luar biasa dalam menjalankan tugasnya.

“Sisa skuad mengapresiasi itu, baik secara fisik dan mental, atas apa yang Park lakukan di malam itu karena itu sangat sulit.”