August 10, 2021

Dianggap Legenda Chelsea, Ini Jawaban Antonio Rudiger

Beberapa fans Chelsea menganggap Antonio Rudiger sebagai legenda, namun bek Jerman tersebut belum siap untuk menyandang status tersebut.

Kemenangan Liga Champions Eropa musim lalu memastikan skuad Chelsea 2020/21 akan dikenang sebagai pahlawan di Stamford Bridge.

Rudiger berperan kunci dalam kemenangan tersebut, melakukan satu tekel krusial demi menghambat tendangan Phil Foden saat mengalahkan Manchester City di final, namun pria 28 tahun ini mengaku belum berkontribusi cukup banyak untuk dianggap legenda.

Membahas penampilannya lewat laman resmi Chelsea, termasuk tekel tersebut, Ruidger berkata: “[Tekel] itu bagus, tapi legenda? Tunggu dulu.”

“Kami berhasil sebagai tim, sebagai satu kesatuan, dan legenda itu keputusan orang lain. Tapi bagi saya, kami menjuarai Liga Champions sebagai tim dan rasanya hebat.”

“Tekel itu bukan punya saya saja, itu tekel [Cesar] Azpilicueta, tekel Reece [James], tekel [Andreas] Christensen, dan gol Kai [Havertz], assist Mason [Mount]. Itu adalah kerja sama tim yang baik.”

Sukses di Eropa dan berhasil finis empat besar, kini Chelsea wajib untuk meneruskan kesuksesan tersebut.

Thomas Tuchel ingin menguatkan pasukannya sebelum jendela transfer ditutup, dengan sepakat memboyong Romelu Lukaku dari Inter Milan dengan harga £98 juta.

Kestabilan dan keberlangsungan akan menjadi faktor penting bagi The Blues, dengan Rudiger senang melihat skuad yang mencampur pengalaman dengan kemudaan.

“Tentunya dengan kesuksesan, semuanya baik, tetapi kami telah memiliki ikatan yang baik,” imbuhnya.

“Ada banyak pemain muda dan kami punya si kakek Thiago Silva dan yang paling muda sepertinya Tino Anjorin, dan dia anaknya. Campuran yang bagus.”

Chelsea akan menghadapi juara bertahan Liga Europa Villarreal pada laga Piala Super Eropa, Kamis (12/8), sebelum memulai Liga Primer 2021/22 dengan menjamu Crystal Palace Sabtu (14/8).