Digasak Liverpool, Frank Lampard: Saya Lebih Senang Chelsea Kalah Daripada Menang Atas Brighton
Manajer Chelsea Frank Lampard menegaskan, dirinya tidak terlalu risau dengan kekalahan 2-0 timnya dari Liverpool di laga lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu.
Menurutnya, hasil negatif di laga itu datang karena kesalahan individual, permasalahan yang kerap menimpa mereka di kampanye musim lalu.
Bagi Lampard, The Blues telah menunjukkan permainan yang positif namun dirusak oleh kesalahan yang dibuat satu-dua pemain. Andreas Christensen, seperti diketahui, dikeluarkan dari lapangan menyusul kartu merah di pengujung babak pertama.
Sementara itu, Kepa Arrizabalaga melakukan blunder yang memudahkan Sadio Mane mencetak gol bagi The Reds.
Selepas pertandingan, Lampard mengaku cukup senang dengan apa yang diperjuangkan anak-anak didiknya menghadapi sang juara bertahan Liga Primer tersebut.
“Ada banyak hal yang membuat saya senang dengan permainan bertahan kami,” tutur Lampard selepas pertandingan.
“Saya ingin kami menjadi lebih baik ketika menguasai bola. Kami menunjukkan sejumlah momen saat serangan balik di mana kami sangat berbahaya, Timo [Werner] punya sejumlah peluang bagus. Namun membatasi mereka pada sejumlah peluang yang didapatkan mereka di babak pertama, ada banyak hal yang membuat saya senang,” sambung Lampard.
“Saya kecewa kehilangan tiga poin sebagaimana harusnya Anda bersikap, tapi saya benar-benar lebih bahagia hari ini dibanding saat saya berada di laga kontra Brighton [and Hove Albion],” kata Lampard lagi.
“Saya melihat spirit, keinginan kuat untuk bertahan dari para bek kami – Reece James, Kurt Zouma, Fikayo Tomori ketika mereka bermain,” ulasnya.
Lampard menegaskan, bisa saja pasukannya menahan imbang Liverpool seandainya penalti yang dieksekusi Jorginho membuahkan hasil. Sayang, tendangan 12 pas yang dilakukan pemain Italia itu gagal.
“Lini pertahanan memberi segalanya untuk memblokir celah dan Anda bermain setengah babak dengan sepuluh pemain. Anda tidak membuat kesalahan untuk gol kedua, Anda mencetak gol lewat penalti, maka skornya 1-1,” tegas Lampard.
“Saya tahu, itu bukan sepakbola dan saya tidak boleh berandai-andai seperti itu, tapi itulah kenyataannya. Para pemain harus berhati-hati, begitulah kami harus melaju mulai sekarang,” pungkas sang manajer.