July 03, 2020

Dua Pemain Yang Jadi Inspirasi Striker Persija Jakarta Heri Susanto

Pemain depan Persija Jakarta, Heri Susanto, memiliki dua pemain di posisi depan yang menjadi inspirasinya dalam berkarier sepakbola. Pemain asal Magelang tersebut menyukai satu pemain lokal, dan asing.

Sebagai pemain yang berposisi penyerang, Heri bisa difungsikan sebagai penyerang tengah atau pun sayap. Kecepatan dan kegigihan jadi ciri khas mantan pemain Persiba Balikpapan dan PSM Makassar ini.

Salah satu sosok yang jadi anutan Heri adalah eks striker Persija, Bambang Pamungkas, yang kini menjabat sebagai manajer tim. Bagi sosok yang karib disapa Hersus itu, Bambang merupakan sosok ideal di dalam dan luar lapangan.

“Kalau pemain lokal pastinya Bambang Pamungkas. Sosoknya dari sisi teknis tidak perlu diragukan lagi. Ia dapat mencetak gol dari sisi mana pun. Sementara cara dia berkomunikasi dan meningkatkan semangat para pemain juga sangat baik,” urai Hersus.

Sementara untuk pemain depan lainnya yang berasal dari luar negeri, Heri menuturkan nama eks penyerang Arsenal dan Barcelona, Thierry Henry. Mantan bomber timnas Prancis itu punya teknik yang sangat bagus dalam menggiring bola, dan penyelesaian akhir.

“Henry dapat melakukan hal-hal yang sulit dilakukan. Ia juga dapat mengancam gawang lawan dari cara apa pun. Bagi sosok penyerang, sosok Henry layak untuk dijadikan anutan,” tukas Hersus.

Berusia 25 tahun, Hersus menjalani musim keduanya bersama Persija pada 2020 ini. Musim lalu yang jadi musim perdana Hersus berkostum tim ibu kota, ia mengemas tiga gol dari 25 penampilan, di kompetisi Liga 1.

Sempat diisukan bakal dipinjamkan pada musim ini, Hersus akhirnya tetap masuk rencana dari pelatih Sergio Farias. Namun ia harus menjalani persaingan ketat untuk lini depan Macan Kemayoran, yang memiliki Marko Simic di tengah, hingga ada Osvaldo Haay di sisi sayap.

Nama Hersus mulai dikenal ketika membela Persiba pada kompetisi nonresmi tahun 2016. Pada Liga 1 2017, masih bersama Persiba, Hersus mencatatkan 25 penampilan dalam semusim, namun tak sekali pun mencetak gol. Ia akhirnya pindah ke PSM, dan hanya main lima kali pada 2018.