Dukung Kampanye #ReachOut FIFA, Eks Liverpool & Barcelona Luis Garcia: Kesehatan Mental Itu Penting!
Mantan penggawa Atletico Madrid, Liverpool dan Barcelona Luis Garcia telah mendukung kampanye #ReachOut yang dilaksanakan oleh FIFA untuk kesehatan mental.
Garcia berbicara berdasarkan pengalaman pribadinya saat masih menjadi pesepakbola, dengan dia mengungkapkan betapa pentingnya kesehatan mental bagi siapa pun, khususnya pemain sepakbola.
Pria berusia 43 tahun tersebu turut mempromosikan kampanye yang dilakukan oleh FIFA agar semua orang mau membicarakan hal tersebut, karena seperti halnya kesehatan fisik, mental juga perlu dijaga.
Apa yang dikatakan Garcia?
“Sedikit demi sedikit saya menyadari betapa pentingnya kesehatan mental dan selalu berusaha untuk berpikir baik dan positif,” kata Garcia dilansir laman resmi FIFA.
“Ini tentang menceritakan hal itu kepada seseorang yang dapat memberi Anda alat untuk menghadapi situasi semacam ini ketika kondisi itu muncul lagi.”
Garcia menceritakan pengalaman pribadinya tentang tekanan yang dia hadapi selama menjadi pesepakbola, dengan mengatakan: “Dulu saya sangat menderita selama pertandingan.”
“Pelatih saya saat itu, Rafa Benitez, sangat vokal, [jadi saya banyak mendengarnya] ketika saya bermain di sayap. Dan seperti yang sudah saya katakan berkali-kali sebelumnya, Jamie Carragher, dalam kasus saya, selalu mengatakan kepada saya untuk tidak kehilangan bola…”
View this post on Instagram
“Bahkan jika Anda tidak menginginkannya, hal-hal seperti itu pada akhirnya akan memengaruhi Anda. Di akhir permainan, Anda bisa merasa frustrasi dan tidak nyaman, lalu Anda pulang sambil memikirkan semua hal yang tidak Anda lakukan dengan baik.”
Garcia menggunakan psikolog selama kariernya
Garcia telah menghabiskan waktunya sebagai pesepakbola dengan bermain di klub dari berbagai negara, serta tampil di Piala Dunia, dan karena dia tahu bahwa dirinya tertekan, pria berusia 43 tahun tersebut tak segan untuk menggunakan jasa psikolog untuk menjaga kesehatan mentalnya.
“[Psikolog olahraga saya] membantu memisahkan dan mengesampingkan pikiran semacam itu [kesalahan di lapangan],” ungkapnya.
“Saya belajar untuk melepaskannya dan fokus pada hal-hal yang saya perlukan, termasuk pertandingan berikutnya.”
Untungnya, berbicara tentang kesehatan mental menjadi tidak terlalu tabu baginya, tetapi itu tetap menjadi topik yang sulit bagi banyak orang – oleh karena itu FIFA melakukan kampanye #ReachOut – dan di era Garcia, bahkan lebih sulit untuk membicarakan hal-hal seperti itu.
Setelah menuai manfaat positif dari keterbukaan, pemenang Liga Champions 2005 tersebut ingin mendorong orang lain untuk mengambil langkah positif yang sama.
“Pada waktu itu, belum terlalu umum untuk membicarakan ini [dengan teman satu tim tentang psikolog].”
“Jika rekan satu tim tampak sedih, atau berhenti membuat lelucon atau mungkin tidak ikut makan bersama, maka Anda tahu ada sesuatu yang tidak beres. Namun, situasi seperti itu tidak mudah untuk dihadapi. Orang yang terpengaruh itu bisa sangat enggan untuk membuka diri atau membicarakannya.”
“Saya pernah berada dalam situasi di mana Anda tidak merasa nyaman tentang sesuatu dan ingin berbicara dengan seseorang tentang hal itu. Ketika saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengan psikolog olahraga dan itu berjalan dengan sangat baik, saya mulai berbagi pengalaman saya.”
“Jadi saya sudah mencoba membantu rekan satu tim, menjangkau mereka sehingga mereka mau berbicara dengan seseorang yang dapat membantu mereka dengan apa pun yang mereka khawatirkan.”