Ezechiel N’Douassel Dilaporkan Ke Polisi, Agen Menjawab
Ezechiel N’Douassel dilaporkan ke pihak kepolisian oleh Hani Widianingsih, yang merupakan mantan asisten rumah tangga (ART) dari striker Bhayangkara FC tersebut.
Hani sudah menjadi ART dari Eze sejak 2017, ketika striker asal Chad itu membela Persib Bandung. Hani mengajukan laporan karena ia menuntut kewajiban dari Eze.
Ia menuntut gaji dua bulan terakhir yang belum dibayarkan oleh Eze. Padahal, Hani selalu mengerjakan tugasnya sebagai ART, meski Eze pun sudah berpindah klub.
“Dua bulan gaji saya belum dibayar, bekas beli headset juga masih kurang Rp500 ribu, saya talangin. Bekas beli pulsa, dan makanan juga belum,” beber Hani.
“Nomor saya sudah dua bulan lebih diblokir sama Eze, malah saya sampai WhatsApp Agwa [Aliba, agen Eze]. Katanya tidak ada uang,” ungkap Hani menambahkan.
Hani mengaku enggan membawa kasus ini ke pihak kepolisian, dan berharap niat baik dari Eze. Sayangnya, ia tidak mendapat jawaban yang pasti dari Eze, atau Agwa.
“Saya sampai saat ini masih menunggu itikad baik dari Eze. Harusnya juga Agwa bilang baik-baik kalau mau putusin kerja, karena mulai kerja baik-baik, keluar juga harus baik-baik,” tuturnya.
“Saya juga kerja selama ini di rumah Eze selalu melakukan tugas dengan baik, dan menuruti semua perintahnya,” pungkas Hani.
Goal Indonesia coba mengonfirmasi kejadian ini kepada Agwa. Menurut agen dari Eze tersebut, situasi ini terjadi karena murni miskomunikasi antara Eze, dan Hani.
“Selama dua tahun kerja dengan Eze tidak ada masalah dengan ibu itu, dia selalu baik. Semua gaji sudah selesai, bahkan ibu itu sudah tahu kalo sejak lawan PSM [Makassar, Liga 1 2019], Eze tidak akan bertahan di Bandung lagi,” jelas Agwa.
“Jadi setelah Desember dia mau kerja untuk siapa di rumah, karena Eze tidak ada di rumah ,dan barang-barang sudah Eze ambil lalu barang-barang yang ada di rumah, silakan dibagikan.”
“Eze sudah tidak akan kembali ke Bandung lagi sejak Desember atau pertandingan terakhir lawan PSM. Untuk uang headset mungkin ada miskomunikasi, tapi kalau masih rasa kurang nanti saya akan selesaikan karena saya tidak mau pemain saya ada masalah yang aneh-aneh.”