Gabriel Martinelli Kecewa Gagal Perkuat Brasil U-23 Di Turnamen Pra-Olimpiade
Gabriel Martinelli mengungkap Arsenal memblok panggilan Brasil U-23 untuk turnamen pra-Olimpiade sekalipun ia berniat memperkuat negaranya tersebut.
Martinelli tampil menjanikan untuk Arsenal musim ini, dengan ia berhasil mencetak dua digit gol di semua kompetisi sejak kepindahannya ke Liga Primer Inggris.
Ia bahkan menjadi remaja Arsenal setelah Nicolas Anelka yang sanggup mengemas sepuluh gol di sebuah musim sejak 1998/99 silam.
Sebagai hasilnya, ia pun dipanggil timnas Brasil U-23 untuk mengikuti turnamen pra-Olimpiade yang digelar dari 18 Januari sampai 9 Februari, namun Arsenal melarangnya karena membutuhkan tenaganya.
“Saya tegaskan bahwa, jika saya yang memutuskan, saya pastinya akan bermain,” kata Martinelli kepada UOL. “Namun kita tahu itu akan sulit. Itu adalah periode di mana saya menjadi andalan di Arsenal dan mereka memutuskan saya untuk tidak pergi.
“Dia [koordinator umum Brasil Juninho Paulista] menelepon saya, berbicara dengan saya dan menyelamati saya atas performa saya. Saya belum menerima panggilan [untuk ikut Olimpiade], namun saya sangat santai soal itu.
“Kami berbicara sedikit setelah dia pergi bersama tim nasional. Dia menelepon saya, mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan besar dalam hidup saya, bahwa saya harus mengerahkan yang terbaik karena sesuatunya akan berjalan baik.”
Martinelli juga berkesempatan turun untuk memperkuat Italia dari garis keturunan sang ayah, dan meski sekarang fokus pada Brasil, ia tak menutup kemungkinan untuk pindah haluan.
“Saya punya paspor Italia dari ayah saya,” lanjut Martinelli. “Jadi saya punya opsi bermain untuk Brasil atau Italia. Namun itu adalah konsekuensi. Saya harus terus bekerja keras di sini di Arsenal, dan kemudian kita lihat nanti ke depannya.”