July 21, 2020

Gelandang & Striker Bhayangkara FC Dapat Panggilan Timnas Indonesia

PSSI sudah melayangkan surat pemanggilan pemain timnas Indonesia senior untuk melakoni pemusatan latihan (TC) yang dilaksanakan 23 Juli nanti, di Stadion Madya, Jakarta Pusat.

Bhayangkara FC menyumbangkan dua nama untuk Merah-Putih pada TC kali ini, sebagaimana surat yang mereka terima bahwa dua pemain ditugaskan untuk mengikuti TC di Jakarta.

Pemain tersebut adalah gelandang Adam Alis, dan striker Dendi Sulistyawan. Keduanya sama-sama pernah mendapat panggilan TC timnas, dan tampil konsisten di level kompetisi.

Adam pernah bermain di SEA Games 2015, namun belum pernah benar-benar menjadi bagian timnas senior. Hal sama dengan Dendi, yang hanya memenuhi panggilan TC ketika timnas di bawah arahan Luis Milla.

“Saya baru dikabarkan sama manajemen bahwa dua pemain Bhayangkara FC yang dipanggil itu Dendi Sulistyawan dan Adam Alis,” ucap Anggara Putra, selaku media officer dari Bhayangkara.

Kedua pemain ini diproyeksikan untuk skuad timnas Indonesia yang akan melanjutkan Kualifikasi Piala Dunia 2022, menghadapi Thailand, Vietnam, dan Uni Emirat Arab, pada Oktober mendatang.

Skuad pada kualifikasi nanti juga bisa menjadi gambaran tim yang akan terjun di ajang bergengsi level Asia Tenggara dengan rasa dunia untuk Indonesia, Piala AFF 2020, pada pengujung 2020.

Shin Tae-yong, manajer pelatih timnas Indonesia, diharapkan bisa menuntaskan dahaga gelar Garuda pada Piala AFF tahun ini. Tae-yong yang masih berada di Korea Selatan direncanakan tiba di Tanah Air, 22 Juli.

Belum ada rilis resmi dari PSSI soal daftar pemain untuk TC timnas Indonesia yang akan dilangsungkan hingga 8 Oktober ini. Namun, sederet klub sudah mengumumkan pemanggilan pemain mereka.

Arema FC menyumbangkan lima nama, dua di antaranya Rafli dan striker yang sedang naik daun, Kushedya Hari Yudo. Ada pun Persija Jakarta dengan Ryuji Utomo, Evan Dimas, dan pemain sayap Osvaldo Haay.

Pemilihan pemain yang dilakukan Tae-yong cukup menarik, dengan memanggil nama-nama segar seperti Ryuji, Yudo, hingga Rafli. Ketiga nama tersebut belum pernah membuktikan level mereka di level timnas senior.