July 07, 2020

Gelandang Madura United Dukung Liga 1 Tanpa Penonton

Liga 1 2020 akan kembali dilaksanakan Oktober mendatang, hal tersebut diputuskan PSSI melalui surat mereka pada akhir Juni lalu, bahwa seluruh kompetisi akan kembali dilaksanakan pada Oktober.

Tentunya akan ada banyak penyesuaian untuk menggelar liga di tengah pandemi virus corona, yang saat ini masih tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah pelaksanaan pertandingan, tanpa penonton di stadion.

Hal tersebut memang belum diputuskan langsung oleh PSSI, meski mereka sudah mengisyaratkan bahwa penonton tidak boleh hadir di stadion. Pilihan tersebut dirasa paling bijak untuk saat ini, untuk menghindari risiko corona.

Gelandang Madura United, Asep Berlian, menerima keputusan liga digelar tanpa penonton. Mantan pemain Persik Kediri dan Persika Karawang itu menilai, saat ini keselamatan dan kesehatan seluruh pihak adalah yang terpenting.

“Dengan kondisi saat ini, kita harus mengikuti SOP [standar operasional] yang ada. Saya sebagai pemain harus menerima itu dengan kondisi apa pun. Yang terpenting liga dan pertandingan jalan dulu. Karena semua butuh proses,” ucap Asep.

Beberapa pelaku sepakbola nasional memang masih berharap liga bisa digelar dengan penonton, dan tentunya protokol kesehatan yang tepat harus dijalankan. Keberadaan suporter juga tentunya membantu finansial klub, dari pemasukan tiket.

Dari pihak pemain, termasuk Asep, suporter pun dirasa sangat membantu untuk melecut semangat tim. Namun, Asep menegaskan bahwa kesehatan saat ini adalah faktor terpenting, sambil berharap situasi pandemi bisa mereda, atau bahkan berlalu.

“Ya doa dan dukungan dari penonton walaupun tidak langsung datang ke stadion. Sebagai pemain harus bersikap profesional, dan selalu memberikan yang terbaik untuk tim, keluarga dan suporter,” tukas gelandang yang sempat dipanggil timnas Indonesia ini.

Sejauh ini, belum ada kejelasan tepat bagaimana Liga 1 dilanjutkan, karena hal tersebut masih disusun oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator. Liga 1 musim ini akan berbeda, karena PSSI menghapus sistem degradasi, untuk Liga 1 dan Liga 2.

Ada pun, Liga 1 bakal dilaksanakan secara terpusat di Pulau Jawa, supaya menghindari tim dari perjalanan jauh yang bisa berisiko terjangkit virus corona. Madura United saat ini masih menunggu segala kepastian, untuk kembali berlatih bersama.