Giliran Liga Primer Inggris Tangguhkan Prosesi Jabat Tangan
Virus corona yang terus meluas di Inggris memaksa pihak Liga Primer (EPL) untuk menangguhkan prosesi jabat tangan mulai akhir pekan ini.
EPL menyusul langkah yang diambil Liga Primer Skotlandia (SPFL) dalam menerapkan aturan tersebut, dan ini bersifat sementara sampai ada perkembangan lebih lanjut.
Mengutip data dari Johns Hopkins University hingga Jumat (6/3) siang WIB, di Inggris setidaknya ada 116 orang yang terinfeksi, dengan satu orang dinyatakan meninggal dunia dan delapan lainnya berhasil sembuh.
Virus corona diyakini menyebar lewat droplet atau cairan hasil bersin maupun batuk, dan tangan yang tidak bersih juga dianggap sebagai sarana penyebaran.
The Premier League fair-play handshake will not take place between players and match officials from this weekend until further notice based on medical advice
Full statement: https://t.co/m1owLqUol8 pic.twitter.com/DkvzRyePzX
— Premier League (@premierleague) March 5, 2020
Untuk itu, langkah cepat lantas diambil pihak Liga Primer. Mereka menyatakan: “Virus corona menyebar lewat droplet dari hidung dan mulut dan bisa berpindah ke tangan serta ditransfer melalui jabat tangan.
“Semua klub dan ofisial pertandingan masih akan melakukan protokol tradisional untuk berjalan menuju lapangan jelang laga bergulir.
“Saat memasuki area permainan, kedua tim masih akan berdiri berderet, diiringi anthem Liga Primer, kemudian para pemain dari tim tuan rumah berjalan melewati lawannya tanpa jabat tangan.”