Jamie Carragher Nilai Lini Serang Liverpool Minim Opsi
Sadio Mane adalah winger kiri terbaik Liverpool setelah John Barnes, demikian menurut Jamie Carragher namun sang legenda menilai kepercayaan Jurgen Klopp terhadap sang bintang jadi bukti minimnya opsi di Anfield.
Mane memang menjadi salah satu tulang punggung Liverpool dengan 22 gol di Liga Primer musim lalu atau 26 gol di semua kompetisi yang merupakan catatan terbaik personalnya.
Ketajaman Mane berlanjut namun terselip kekhawatiran setelah menanggung beban besar selama beberapa musim terakhir baik di level domestik, Eropa maupun internasional, tenaganya bakal habis.
“Mane adalah winger yang berkelas sejak John Barnes, dia pemain sayap terbaik yang dimiliki klub selama nyaris 30 tahun terakhir,” ujar Carragher di Telegraph.
“Tetapi itu juga mungkin menjelaskan mengapa Liverpool gagal di akhir kompetisi.”
“Yang saya suka dari Mane juga adalah dia tidak egois, selalu mengutamakan tim. Saya ingat reaksinya saat Mohamed Salah datang pada 2017. Ketika itu Mane sudah menghabiskan satu tahun di Anfield.”
“Salah kemudian bertransformasi menjadi penyerang paling gemilang di Liga Primer dengan torehan 44 gol di musim pertamanya. Meski demikian, tidak sedikitpun muncul perasaan Mane telah terpinggirkan. Posisinya bergeser untuk Salah yang jadi ancaman utama semua lawan.”
Roberto Firmino juga begitu fundamental di sistem Klopp saat menekan. Saya merasa kontribusi Mane tidak terlalu dihargai.”
“Dan ini juga jadi kekhawatiran saya. Peran Mane semakin penting hingga Klopp enggan kehilangannya.”
“Mane sudah bermain di 53 pertandingan sejak awal 2018/19. Di antara semua penyerang Liga Primer, hanya salah yang punya menit bermain lebih banyak.”
“Musim Liverpool tidak berakhir hingga Juni, lalu dia bermain bersama Senegal di Piala Afrika. Tujuh pertandingan.”
“Duel terakhirnya pada 19 Juli lawan Aljazair, kemudian dia terlibat di pertandingan pertama Liga Primer lawan Norwich City.”
“Musim panas yang sama bagi Mane ketika dia bermain di Piala Dunia, kemudian terbang ke Amerika bersama Liverpool di International Champions Cup.
“Berbicara idealnya, Mane harus beristirahat hingga masa rehat internasional nanti dan tidak bermain sejak menit pertama sebelum September.”
“Setelah menang lawan Southampton, Klopp sendiri yang mengatakan pesepakbola seharusnya tidak bermain lebih dari 50 pertandingan per musim, terutama di posisi intens. Terkait ini, dia punya banyak tenaga di lini tengah.”
“Mane terus bermain, tetapi sayangnya ini juga mengisyaratkan skuat Liverpool tidak terlalu tebal di area serangan.”
“Mane sendiri pernah mengatakan kelelahan hanyalah soal mental, dan dia tidak pernah punya waktu berlibur lebih dari 20 hari sejak bergabung ke Red Bull Salzburg pada 2012.”
“Saya sangat berharap dia benar, tetapi kondisi kebugaran tidak bisa dibohongi. Itulah kekhawatiran terbesar saya, akan ada penurunan jika tidak memiliki waktu istirahat yang cukup.”
“Kemampuan Liverpool menghadapi masalah ini akan terlihat apakah mereka bisa berlari lagi di jalur juara.”