Jurgen Klopp: Diogo Jota & Roberto Firmino, Sedikit Kejutan Untuk Manchester City
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku mengambil keputusan sulit saat menurunkan Diogo Jota dan Roberto Firmino bersamaan sejak menit pertama.
Terkini, Liverpool ditahan imbang Manchester City dengan skor 1-1 pada pekan kedelapan Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Minggu (8/11).
Liverpool unggul duluan melalui sepakan penalti Mohamed Salah pada menit ke-13. Tidak lama berselang, Man City menyamakan skor via Gabriel Jesus pada menit ke-31.
Man City punya peluang memimpin sebelum jeda via tendangan penalti Kevin De Bruyne pada menit ke-42. Tapi, eksekusi playmaker asal Belgia itu melebar.
Klopp menurunkan susunan pemain berbeda dengan formasi 4-2-3-1—yang biasanya 4-3-3—. Salah diplot sebagai striker “false nine” yang ditopang tiga penyerang di belakangnya, yakni: Jota, Firmino, dan Sadio Mane.
Jota memang sedang menjadi buah bibir. Eks pemain Wolverhampton itu sukses mencetak enam gol dari empat laga terakhir Liverpool di semua ajang, termasuk hat-trick ke gawang Atalanta pada lanjutan fase grup Liga Champions.
“Dilihat dari segala sudut pandang, ini adalah pertandingan sepakbola super. Dua tim papan atas bertemu dalam pertarungan besar-besaran,” ucap Klopp selepas pertandingan kepada Sky Sports.
“Intensitas kedua tim luar biasa. Anda bisa melihatnya setelah 10 atau 15 menit semua pemain tampak terengah-engah.”
“Tidak mudah untuk ke-22 pemain di lapangan. Kecuali tendangan penalti yang mereka dapatkan, saya sangat menyukai laga ini.”
“Bagaimana kami memulai laga adalah yang terbaik, dengan sedikit kejutan untuk lawan dengan sistem yang berbeda. Kami memenangkan bola, kami menerobos, kami memiliki momen serangan balik tetapi gagal menyelesaikannya.”
“Terlepas dari itu, ini sangat berisiko. Keputusan sulit mengubah sistem untuk melawan Man City. Tapi, para pemain mau beradaptasi dan siap tampil. Dalam banyak momen kami bisa menciptakan peluang yang lebih besar. Itu benar-benar permainan yang bagus dengan serangan balik yang amat bagus.”
“Tentu, kami bisa tampil lebih bagus, tetapi sulit melawan mereka. Kami berbahaya, bagaimana kami membangun serangan itu bagus,” pungkasnya.
Adapun dengan hasil ini, Liverpool turun ke ranking ketiga klasemen sementara dengan koleksi 17 poin. Sedangkan Man City naik ke peringkat kesepuluh dengan 12 poin.