Kalteng Putra: Bantu Kalimantan Tengah Bernafas
Kalteng Putra, kontestan Liga 1 2019, mengalami kendala dalam aktivitas mereka akibat asap tebal yang disebabkan oleh kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi belakangan ini.
Mereka pun menyerukan hal tersebut melalui akun Instagram resmi, dengan foto Yohanes Ferinando Pahabol memakai masker untuk menutupi bahaya dari asap, yang tidak sehat untuk manusia.
“Kalimantan Darurat Asap” menjadi seruan klub berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut. Sejauh ini karhutla menjadi perhatian Indonesia, dan kebakaran itu sudah berlangsung kurang lebih tiga bulan.
“Sudah kurang lebih tiga bulan Kalimantan Tengah diselimuti diselimuti kabut asap. Bahkan beberapa daerah Kalimantan Tengah dilanda kabut asap pekat yang parah,” tulis Kalteng Putra.
“Aktivitas sekolah mulai diliburkan akibat dampak buruknya udara yang diakibatkan oleh kebakaran Hutan dan zlahan (KARHUTLA).”
“Dampak negatif lainnya adalah aktivitas tim sepakbola Kalimantan Tengah pun terganggu, jadwal latihan Kalteng Putra pun beberapa kali mengalami pembatalan akibat udara di sekitar Stadion Tuah Pahoe juga dilanda kabut asap yang pekat.”
“Bantu Kalimantan Tengah Bernafas dan biarkan sepakbola Kalimantan Tengah tetap berjalan.”
Karhutla telah mengganggu segala aktivitas masyarakat di daerah Kalteng, kota pun terancam lumpuh karena jadwal penerbangan tidak bisa berjalan lancar.