Ke Mana Ben Chilwell? Manajer Chelsea Thomas Tuchel Beri Penjelasan
Chelsea sudah menjalani tiga pekan Liga Primer Inggris 2021/22 dengan dua kemenangan mantap dan satu hasil imbang melawan tim kuat, Liverpool. Namun, tidak ada sosok Ben Chilwell dalam skuad yang disertakan oleh Thomas Tuchel.
Marcos Alonso yang pernah terpinggirkan di Chelsea malah menjadi andalan Tuchel pada tiga pekan awal musim ini. Penampilan pemain kelahiran Madrid berusia 30 tahun itu juga sangat solid, seakan membuat Chelsea tak butuh Chilwell.
Tuchel pun coba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Chilwell, yang merupakan salah satu bek sayap termahal setelah ditebus Chelsea pada Agustus tahun lalu dari Leicester City, dengan mahar fantastis mencapai 50 juta poundsterling.
“Untuk Ben Chilwell, itu sangat mudah dijelaskan,” buka Tuchel. “Dia kembali dengan grup [latihan] terakhir [setelah Euro dan liburan],” imbuh mantan manajer Borussia Dortmund ini.
“Ketika dia tiba, Marcos Alonso memiliki lima minggu persiapan dari pramusim. Dia [Alonso] memainkan pertandingan kompetitif pertama setelah pramusim yang fantastis. Dia jauh lebih siap secara fisik yang alami karena sesi latihan dan permainannya yang fantastis.”
“Dia memainkan final Piala Super dan tiga pertandingan Liga Premier. Juga, kami hanya memiliki tiga pergantian pemain dan ini adalah masalah besar,” urai Tuchel soal Chilwell.
Ben Chilwell harus lebih siap
Menurut Thomas Thucel, Ben Chilwell harus bekerja keras untuk mencapai level yang dimiliki oleh rekan-rekannya termasuk Marcos Alonso sebagai kompetitor di lini kiri. Tuchel juga sebenarnya mau, Liga Primer bisa tetap menerapkan lima pergantian, seperti ketika awal pandemi virus corona.
“Chilly membutuhkan waktu dalam latihan untuk beradaptasi dengan intensitas. Dia siap sekarang tetapi sekarang, bukan waktunya untuk mendorongnya ke air dingin,” jelas Tuchel.
“Agak menyedihkan karena Anda memiliki lebih banyak peluang taktis jika Anda memiliki lima pergantian. Saya tidak mengerti argumen tim kecil bahwa mereka memiliki kerugian dalam hal ini. Saya juga pelatih tim kecil, dan saya akan melakukannya. senang memiliki lima pemain yang tersedia.”
“Saya akan membuat mereka berlari 16 kilometer melawan tim-tim top. Saya pikir itu adalah kerugian besar secara umum di Eropa, tetapi mengapa saya mengeluh?” tandas sosok asal Jerman itu.
Chelsea menyelesaikan pekan ketiga Liga Primer dengan hasil imbang di Anfield yang cukup memuaskan bagi mereka. Pasalnya, Chelsea harus bermain dengan sepuluh orang tersisa sejak babak kedua, setelah Reece James dikartu merah oleh wasit.