Kesabaran Frank Lampard Terhadap Kepa Arrizabalaga Menipis
Jika terus menjadi titik lemah tim, Kepa Arrizabalaga terancam kehilangan statusnya sebagai kiper utama Chelsea, demikian menurut Mario Melchiot.
Pada akhir pekan lalu, kiper paling mahal di dunia tersebut duduk di bench Stamford Bridge dengan Willy Caballero berdiri di bawah mistar gawang Blues.
Caballero mencatat sejumlah penyelamatan impresif pada laga yang berakhir imbang 2-2, dan menurut Melchiot kiper Argentina itu punya kans jadi kiper reguler.
“Selama dia terus memperlihatkan permainan yang bagus,” ujarnya pada Sky News.
Kita semua tahun bagaimana Caballero, terkadang dia terlalu nyaman dengan baola dan mengambail waktu terlalu lama.”
“Saya tidak mau melihat dia mengambil risiko – bermainlah dengan sederhana, seperti yang biasa dilakukan seorang kiper.”
“Jika dia bisa melakukan itu, saya pikir Kepa tidak kembali jadi pilihan nomor satu.”
Seiring sejumlah performa di bawah standar, musim ini Kepa banjir kritikan. Sebelum duel lawan Leicester, dia tampil di semua pertandingan Liga Primer Chelsea, sementara Caballero di turnamen.
Melchiot meyakini kesabaran Frank Lampard terhadap Kepa semakin tipis.
“Frank mengambil banyak waktu untuk melakukan penilaian,” imbuhnya.
“Kualitas lini pertahanan memang dipertanyakan tetapi setelah Toni Rudiger kembali, Frank mungkin merasa tidak ada masalah. Dia mengalihkan fokus pada Kiper.”
“Saya menyaksikan duel imbang lawan Ajax November lalu dan Kepa kebobolan dari tendangan bebas. Saya heran.”
“Keputusan dia, dan tidak membaca situasi – tidak bagus.”
“Saya tidak ingin mengatakan Kepa bukan kiper bagus, tetapi Anda tidak mau punya kiper yang memiliki kekurangan. Chelsea tidak pernah punya itu. Carlo Cudicini, Petr Cech, Thibaut Courtois. Semua kiper bagus.”