Kevin De Bruyne: Manchester City Ingin Bertarung Dengan Liverpool Untuk Gelar Liga Primer Inggris!
Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne (29 tahun), langsung melontarkan perang psikologis untuk Liverpool dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris musim 2020/21.
Man City menjuarai EPL musim 2017/18 dan 2018/19. Tetapi musim lalu, Liverpool terlalu digdaya guna menuntaskan dahaga 30 tahun tanpa gelar liga.
Musim ini, Liverpool telah mengoleksi enam poin dari dua laga pembuka. City tertinggal lantaran baru melakoni satu pertandingan, soalnya mereka diberikan jeda lebih sepekan pasca-disingkirkan Lyon pada perempat-final Liga Champions, 16 Agustus lalu.
Terbaru, Man City sukses mengalahkan Wolverhampton dengan skor 3-1 pada pekan kedua EPL di Molineux, Selasa (22/9) dini hari WIB.
De Bruyne membuka keunggulan timnya lewat sepakan penalti pada menit ke-20. Dua gol lain Man City disumbangkan oleh Phil Foden (32’) dan Gabriel Jesus (90’+5). Sementara sebiji gol Wolves diciptakan oleh Raul Jimenez (78’).
“Jelas, ini laga sulit dan musim yang sedikit aneh. Tapi, kami tahu kami harus memulai dengan baik,” ucap De Bruyne kepada Sky Sports, selepas pertandingan.
“Wolves momok bagi kami dalam beberapa musim terakhir. Jadi, datang ke sini dengan performa seperti ini adalah menggembirakan, apalagi kami kehilangan beberapa pemain,” tambahnya.
Man City memang tampil sedikit pincang setelah tiga pemain utamanya masih berkutat dengan Covid-19, yakni: Riyad Mahrez, Aymeric Laporte, dan yang terkini Ilkay Gundogan.
“Kami tahu jika persaingannya sama dalam tiga tahun terakhir, itu akan menjadi pekerjaan yang sulit. Kami ingin bertarung [dengan Liverpool], kami harus melawan mereka,” tutur De Bruyne.
“Saya pikir kami membuat satu sama lain lebih baik dan bagi saya, itulah olahraga,” kata peraih PFA Player of the Year itu.
Selain mencetak satu gol dalam laga ini, De Bruyne turut menyumbangkan assist untuk gol Jesus. Musim lalu, nama pertama menyabet gelar top-assist dengan 20 operan berujung gol, sekaligus menyamai rekor legenda Arsenal, Thierry Henry.
“Saya lebih suka [hanya] mengoleksi lima gol dan lima assist tapi merebut gelar. Anda dapat berkontribusi dalam banyak hal,” pungkasnya.