April 01, 2020

Kompetisi Ditangguhkan, Kiper Persiraja Banda Aceh Pilih Bertani

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 harus ditangguhkan karena pandemi virus corona yang melanda Indonesia. Saat ini, seluruh tim di Indonesia menyetop aktivitas mereka.

Ketiadaan kompetisi membuat para pemain mencari kesibukan lain di daerah mereka masing-masing. Tak terkecuali penjaga gawang Persiraja Banda Aceh, Aji Bayu Putra.

Dirinya kini berada di Brebes, kampung halamannya. Mantan kiper PSIS Semarang dan PSIM Yogyakarta itu menerima keadaan, sambil berharap corona segera berlalu.

“Sekarang sibuk membantu orang tua. Kebetulan di rumah sedang musim panen padi, jadi bantu-bantu panen padi sama dan cari rumput buat ternak,” ungkap Aji Bayu.

“Semoga corona ini segera reda, dan kompetisi di putar kembali. Sebagian besar pemain menggantungkan hidupnya dari sepakbola,” sambung pemain berusia 26 tahun itu

Berdasarkan regulasi yang diterbitkan kompetisi, klub hanya wajib membayar 25 persen dari gaji bulanan, selama situasi darurat corona, dari Maret hingga Juni.

Kondisi ini membuat beberapa pemain keberatan. Namun di lain sisi, kondisi saat ini membuat banyak pihak merugi, termasuk klub yang tak bisa mendapat penghasilan karena liga vakum.

“Belum bisa komentar banyak soal itu, keputusan final 25 persen, atau tidaknya juga sedang dibahas APPI. APPI juga lagi berusaha berkoordinasi dengan pihak PSSI,” tutup Aji Bayu.