June 21, 2020

Liga 1 Akan Kembali Dimulai, Borneo FC Sudah ‘Cicil’ Latihan

Borneo FC mulai menggelar latihan seiring kepastian bahwa Liga 1 2020 kembali dimulai pada September, atau Oktober mendatang. Namun, latihan ini masih bersifat ‘dicicil’, alias tak diikuti skuad secara utuh.

Asisten pelatih Borneo, Antonio Claudio, dan pelatih kiper Carlos Salamao, sudah berinisiatif menggelar latihan untuk beberapa pemain yang memang masih di Samarinda. Dan ini sudah rutin dilakukan sepekan terakhir.

“Kami sudah berlatih sejak lama, tapi baru bersama dengan asisten pelatih seminggu terakhir. Sebelumnya, kami berlatih berdasarkan pengalaman saja, tidak ada instruksi khusus dari pelatih,” ucap Javlon Guseynov, stoper asing Borneo.

Javlon menjadi salah satu pilar asing Borneo yang menetap di Samarinda karena tak bisa pulang ke negara asalnya, Uzbekistan. Selain Javlon, Nuriddin Davronov juga tidak bisa pulang ke negaranya, karena aturan lockdown selama pandemi virus corona.

“Sehari latihan fisik di sini [gym], sehari di lapangan. Kami sering latihan menendang juga karena dibantu oleh dua kiper muda,” urai Javlon, dikutip laman resmi Borneo.

Bagi sosok yang bergabung dengan Borneo sejak Liga 1 2019 ini, berlatih tanpa arahan pelatih bukan masalah. Ia sendiri menyalurkan rasa jenuh tak bisa pulang ke Uzbekistan, dengan terus giat berlatih.

“Saya sudah berusia 30 tahun dan punya pengalaman bermain di level tertinggi. Dari situ tentu bisa menjadi acuan tentang bagaimana kami berlatih,” paparnya.

“Di rumah sangat-sangat bosan. Untuk mengisi waktu, saya banyak menonton film, dan membaca buku. Akhir-akhir ini karena situasi di Samarinda sudah membaik, beberapa kali saya pergi ke pusat perbelanjaan,” tutur Javlon.

Kini, tinggal menunggu kapan Liga 1 benar-benar bisa digelar, apakah September, atau Oktober. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (operator kompetisi) masih terus menyempurnakan pedoman sepakbola di tengah pandemi.

Javlon mengakui bahwa dirinya sangat antusias dengan kembali bergulirnya Liga 1. “Ya, kalau harapan saya tentu secepatnya. Kalau bisa September atau mungkin Agustus,” tukas mantan stoper FC Sogdiana Jizzakh itu.

Sebelum Liga 1 ditangguhkan pada 16 Maret, Borneo merupakan salah satu tim yang tampil baik. Di bawah arahan pelatih Edson Tavares, Sultan Samma dan kolega mengoleksi enam poin, hasil tiga pertandingan. Mereka menang atas Persipura Jayapura, dan Persela Lamongan, setelah kalah dari Persija Jakarta pada laga pembuka.