LMA: Liga Primer Inggris Hanya Dilanjutkan Setelah Tes Virus Corona
CEO Asosiasi Manajer Liga Inggris (LMA), Richard Bevan, meminta setiap pemain untuk melaksanakan tes virus corona sebelum kompetisi kembali dilanjutkan.
Liga Primer Inggris ditangguhkan sejak awal Maret lalu lantaran pandemi COVID-19. Pekan lalu, penundaan diumumkan berlanjut tanpa batas waktu.
“Menjadi sangat penting bagi pemain untuk kembali ke lapangan dalam kondisi prima. Mungkin butuh waktu minimal tiga pekan untuk berlatih sebelum laga kompetitif,” kata Bevan, Jumat (10/4).
“Kini, yang terpenting hanya kesehatan semua orang. Saya pikir akan ada banyak perdebatan sebelum kompetisi kembali dimulai,” kata dia.
“Para manajer tidak mau kembali ke lapangan kecuali para pemain sudah dites Corona. Pemerintah harus memastikan itu bisa dilakukan, namun dengan tetap mengutamakan para pekerja kesehatan, pasien, staf Layanan Kesehatan Inggris (NHS), serta keluarga mereka,” tambahnya.
Di samping itu, Bevan sekaligus menyarankan bahwa klub EPL tidak boleh menggunakan dana publik pada kondisi darurat ini dengan skema merumahkan staf non-pertandingan. Menurutnya, kebijakan tersebut cuma layak diambil oleh klub di divisi yang lebih rendah.
Sebelumnya, empat klub EPL yakni: Bournemouth, Newcastle United, Norwich, dan Tottenham Hotspur menerapkan kebijakan yang dimaksud Bevan.
Adapun Inggris masuk dalam daftar lima besar negara terparah di Eropa yang terpapar virus corona. Kabar terkini, terdapat 73.758 kasus (termasuk Perdana Menteri Boris Johnson) dengan jumlah kematian sebanyak 8.958.