August 04, 2021

Manchester United Berkomitmen Untuk Tetap Berlutut

Tim peserta Liga Primer Inggris (EPL), Manchester United, menegaskan komitmen mereka untuk tetap melakukan aksi berlutut sebelum kick-off pertandingan pada EPL musim 2021/22. Hal ini dilakukan sudah sejak medio musim lalu.

Kejadian di Amerika Serikat terkait isu rasial telah membuat EPL ikut mendukung gerakan Black Lives Matter, dengan seluruh pemain berlutut sebelum kick-off. Musim ini, aksi itu akan kembali dilakukan, dan Man United menegaskan komitmen mereka.

“Semua pemain Manchester United mendukung penuh keputusan untuk terus berlutut di Liga Inggris musim ini,” tulis Manchester United dalam pernyataan resmi mereka.

“Kami telah mengatakan berkali-kali sebagai individu, tim, dan klub bahwa kami bersatu melawan rasisme. Kami harus terus menunjukkan pesan itu – sekarang lebih dari sebelumnya. Kami berharap tindakan ini terus berdampak dan mengarah pada perubahan positif, terutama dengan penggemar kembali mendukung kami di stadion.”

“Pelecehan rasis dalam bentuk apa pun di platform apa pun tidak dapat ditoleransi dan bersama-sama kita harus terus melawannya,” tutup Man United dalam pernyataan mereka.

Beberapa kali pemain Manchester United masih mendapatkan perlakuan rasis, baik ketika sedang membela klub, atau pun tim nasional Inggris. Man United juga memiliki kampanye tersendiri untuk menentang segala bentuk rasis, lewat tagar #AllReadAllEqual.

Selain melakukan aksi berlutut sebelum pertandingan, simbol ‘No Room For Racism’ juga bakal tetap terpampang di jersey para peserta EPL musim ini. EPL terus berusaha menentang segala bentuk rasisme, dalam gerakan mereka.

“Liga Premier, klub, pemain, dan ofisial pertandingan kami memiliki komitmen jangka panjang untuk mengatasi rasisme dan segala bentuk diskriminasi,” ungkap Richard Masters, pimpinan eksekutif EPL.

“Setelah pertemuan kapten klub kami, komitmen kolektif itu ditegaskan kembali dan Liga Premier akan terus mendukung suara keras para pemain tentang masalah penting ini.”

“Rasisme dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima dan No Room For Racism untuk rasisme membuat sikap toleransi nol kami menjadi jelas. Liga Premier akan terus bekerja dengan klub, pemain, dan mitra sepakbola kami untuk membawa perubahan nyata guna menghilangkan ketidaksetaraan dari permainan kami.”