Manchester United Tersingkir Dari Liga Champions, Harry Maguire Beri Penjelasan
Harry Maguire berkilah Manchester United yang ia perkuat bermain terlalu lamban dan tidak cukup bagus di 20 menit pertama hingga akhirnya dipaksa mengakui kemenangan RB Leipzig di matchday keenam babak grup Liga Champions, Rabu (9/12) dini hari WIB tadi.
United yang hanya butuh satu poin untuk lolos dipaksa takluk 3-2 dari tuan rumah, yang di pertandingan semalam mencetak dua gol cepat lewat Angelino dan Amadou Haidara, masing-masing di menit kedua dan 13.
Pemain pengganti Justin Kluivert memperbesar skor untuk Leipzig setelah menuntaskan assist Christopher Nkunku di menit ke-69, sementara United mencoba membalas di sepuluh menit akhir melalui gol penalti Bruno Fernandes dan Paul Pogba, namun itu tidak cukup.
Kekalahan ini membuat United tersingkir dari Grup H, sekali pun pertandingan yang mempertemukan PSG dan Istanbul Basaksehir ditangguhkan akibat pernyataan rasis dari ofisial keempat.
Seusai laga, Maguire mengatakan: “Kami memulai pertandingan dengan terlalu lamban,” ujarnya kepada laman resmi UEFA. “Kami tidak cukup bagus di 20 menit pertama. Kami tidak tampil bagus dan mereka mencetak gol dari dua peluang pertamanya. Kami gagal mengantisipasi umpan silangnya dan itulah mengapa kami kalah.
“Kami membiarkan diri kami untuk melakukan banyak hal. Kami hampir menyamakan skor, namun sayangnya kami memulai pertandingan dengan terlalu lamban dan kami tidak boleh terus memberi gol kepada tim lawan dan ketinggalan begitu saja.
“Kami berkata [saat skor masih 2-0] bahwa gol berikutnya akan krusial. Kami mengerahkan semua upaya untuk menekan mereka namun mereka justru mencetak gol dengan serangan pertamanya di babak kedua. Kami waktu itu masih punya keyakinan, namun gol ketiga terbukti krusial. Sekalipun ketika kami tertinggal 3-0, kami tahu kami harus mencetak gol. Kami hampir saja menyamakan skor di akhir.
“Di luar sana ada 11 pemain yang harus agresif,” lanjut Maguire. “Itu adalah dasar sepakbola, jika Anda tidak bisa melakukan itu, Anda akan kalah. Saya tidak ingin melihat pada formasi. Kami terlihat lebih nyaman setelah tertinggal dua gol, namun itu bukan alasan.
“Ini adalah grup yang berat, namun kami merasa harusnya bisa lolos. Saya adalah kapten, saya turut kecewa untuk semuanya. Kami mencoba sangat keras musim lalu untuk meraih kompetisi ini. Semua orang di klub pantas berada di kompetisi ini. Kami harus lebih baik lagi.”