Mauricio Pochettino Janji Akan Tuntaskan Proyek Yang Dibangunnya Di Tottenham Hotspur
Mauricio Pochettino berjanji, dia akan kembali menangani Tottenham Hotspur kelak. Dia merasa pekerjaannya di klub tersebut belum selesai.
Di tangan pria Argentina ini, Spurs bertransformasi jadi penantang regulerĀ big-four di Liga Primer Inggris dalam lima tahun terakhir.
Gagal meraih satu pun trofi bersamanya dan melalui kampanye 2019/20 dengan deretan hasil yang cukup mengecewakan, termasuk kalah di final Liga Champions kontra Liverpool musim lalu, dia kemudian dilengerkan Jose Mourinho.
Kendati begitu, pria 48 tahun itu mengakui, Spurs selalu mendapat tempat spesial di hatinya dan bertekad kembali ke klub asal London Utara itu untuk menyelesaikan proyek yang sebetulnya sedang dia bangun.
“Sungguh perjalanan yang hebat dan mengakhiri dengan cara seperti ini tentu bukanlah keinginan siapa pun. Tapi dari lubuk hati saya, saya yakin kami akan berjalan [bersama] kembali,” ujar Pochettino kepada BT sport.
“Sejak saya meninggalkan klub ini, mimpi saya adalah kembali dan berusaha untuk menuntaskan pekerjaan yang belum kami tuntaskan,” tuturnya.
“Kami hampir memenangkan beberapa trofi. Liga Primer dan Liga Champions,” sambung sang juru taktik.
“Akan tetapi, kami menghentikannya. Tentu saya tak sabar untuk bergerak lagi dan saya sangat termotivasi untuk proyek berikutnya,” tukas Pochettino.
Menurut Pochettino, Spurs adalah klub yang tak akan pernah dilupakannya. Bila dia mengingat bagaimana animo fans, keinginan dia hanya satu: kembali duduk di bench The Lilywhites memandu para pemain.
“Namun dari lubuk hari terdalam saya, saya ingin kembali suatu hari nanti karena klub ini begitu spesial. Fansnya pun sangat spesial,” pungkas Pochettino.