Ole Gunnar Solskjaer: David De Gea Harusnya Bisa Selamatkan Tendangan Mason Mount
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengkritik kiper David de Gea yang melakukan blunder dalam kekalahan 3-1 dari Chelsea di semi-final Piala FA, Senin (20/7) dini hari WIB tadi.
Di pertandingan yang digelar di Wembley semalam, De Gea dikritik karena gagal menyelematkan sepakan Olivier Giroud di masa injury time babak pertama, juga ia tidak sigap membendung tendangan Mason Mount yang berbuah gol kedua Chelsea di satu menit setelah restart.
Kiper internasional Spanyol itu kebobolan untuk kali ketiga di menit ke-74 setelah Harry Maguire gagal mengantisipasi umpan tarik sehingga bola berbelok masuk ke gawang, dengan United hanya sanggup mencetak gol hiburan lewat penalti Bruno Fernandes di lima menit jelang bubaran.
De Gea di musim ini sudah menjadi sorotan berkat sejumlah blunder yang ia lakukan. Beberapa waktu lalu, mantan kapten United Roy Keane bahkan terang-terangan mengkritiknya saat menjadi pandit televisi, itu setelah ia tampil tidak sigap dalam hasil imbang di markas Tottenham Hotspur.
Adapun seusai kalah dari Chelsea, Ole mewanti-wanti bahwa siapa pun yang ingin bermain untuk timnya harus membayar kepercayaan yang diberikan.
“Tentunya semua pemain harus tampil bagus dan semuanya punya kesempatan untuk merebut tempatnya di tim,” kata Ole kepada wartawan.
“David tahu dia harusnya bisa menyelamatkan gol kedua [Chelsea], namun itu sudah berlalu. Kami harus move on dan menatap ke depan menghadapi pertandingan Rabu [melawan West Ham United di Liga Primer].
“Ini sulit bagi kiper untuk menebus kesalahannya, selain David membuat dua atau tiga penyelamatan setelah itu. Itu jauh lebih mudah bagi para pemain non-kiper, tetapi David, di sisa pertandingan, telah melakukan sejumlah penyelamatan yang bagus. Namun dia tahu dia harusnya bisa menyelamatkan yang satu itu.”
Ole kemudian menjadikan kekalahan ini sebagai bahan renungan dan berharap timnya bisa bangkit kala bertemu West Ham.
“Apa yang harus kita pelajari? Kami punya banyak hal untuk dipelajari sebagai sebuah tim, namun kami tengah belajar dan sedang berkembang,” lanjutnya.
“Tim ini memiliki kemunuduran hari ini dari segi kepercayaan diri, namun mari kita lihat bagaimana kita bereaksi pada Rabu esok.”