Paolo Maldini Bicara Soal Kekalahan AC MIlan Di Final Liga Champions 2005
Legenda AC Milan Paolo Maldini hanya bisa tertawa ketika orang-orang lebih sering membicarakan kekalahan timnya dari Liverpool di final Liga Champions 2005, padahal dalam kariernya ia sukses memenangkan lima dari delapan pertandingan final kompetisi elite klub-klub Eropa tersebut.
Di final 2005 yang digelar di Istanbul, Maldini mencetak gol di menit pertama untuk membawa Milan memimpin, sebelum brace Hernan Crespo membuat Rossoneri memimpin tiga bola memasuki jeda.
Akan tetapi, Liverpool mampu mewujudkan comeback di babak kedua berkat Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan rebound penalti Xabi Alonso hanya dalam rentang waktu enam menit, sebelum tim arahan Rafa Benitez itu memastikan kemenangan di babak adu tos-tosan.
Kepada laman resmi UEFA, Maldini mengatakan: “Gol saya di final 2005 adalah yang tercepat dan yang paling indah di final Liga Champions, dan final itu terbukti dramatis sebagaimana kita tidak boleh berpuas diri. Hal-hal yang tidak bisa diprediksi seperti itu membuat sepakbola jadi olahraga luar biasa.
“Itu membuat saya tertawa bahwa saya memainkan delapan final Liga Champions dan memenangkan lima di antaranya, namun orang-orang sepertinya hanya mengingat yang satu itu [kekalahan pada 2005]. Itu meninggalkan jejak penting [dalam sejarah]..
“Kami waktu itu adalah favorit, kami tampil lebih baik ketimbang Liverpool dan momentum dari pertandingan tidak benar-benar bergeser sampai Liverpool mencetak tiga gol dalam enam menit [di babak kedua].
“Kami waktu itu konsisten menyerang. Namun ketika Anda bisa menerima situasi menyakitkan ini, itu menjadi lebih mudah bagi Anda untuk membalas di kesempatan berikutnya.”
MIlan dan Maldini lantas menjadi juara dua tahun berselang, dengan mengalahkan Liverpool di final 2007.