March 21, 2020

Para Pelaku Sepakbola Indonesia Di Luar Negeri Yang Negaranya Terjangkit Kasus Corona

Sepakbola Indonesia kini sedang dihentikan karena merebaknya virus corona. Hal ini membuat banyak pesepakbola di Indonesia harus mawas diri agar tak terpapar virus corona.

Teror virus corona juga menghantui pelaku sepakbola Indonesia yang berkarier di luar negeri. Banyak di antara mereka yang kini tinggal di negara yang juga terkena wabah corona.

Jack Brown (Inggris)

Pemain timnas U-19, Jack Brown kini sedang berkarier bersama Lincoln City FC U-18. Setelah bergabung dengan The Imps, Jack kini tinggal di wilayah Midland yang sejauh ini sudah ditemukan 282 kasus corona.

Shalika Aurelia (Inggris)

Bek timnas wanita Indonesia, Shalika kini tinggal di Inggris untuk menyelesaikan studinya. Shalika yang juga sedang trial bersama tim wanita West Ham, tinggal di London yang merupakan wilayah terparah karena kasus corona di Inggris Raya.

Witan Sulaeman (Serbia)

Gelandang timnas Indonesia U-23, Witan Sulaeman kini sedang berkarier di Liga Seria bersama FK Radnik Surdulica. Kota tempat asal klub Witan, Surdulica, masih dikategorikan aman dari kasus corona oleh pemerintah setempat meski kini di Serbia sudah terkonfirmasi ada 118 orang terpapar virus corona.

Untuk Liga Serbia sendiri, sejak Senin (16/3) lalu, federasi sepakbola Serbia (FSS) mengeluarkan rilis tentang penangguhan semua kegiatan sepakbola di bawah naungan FSS.

Egy Maulana Vikri (Polandia)

Pemain timnas U-23, Egy Maaulana Vikri kini sedang berkarier di Polandia bersama Lechia Gdansk. Kini, Polandia sendiri berada satu strip di atas Indonesia pada peringkat negara dengan kasus corona terbanyak yakni sebanyak 378 kasus.

Kota tempat asal klub Egy, Gdansk menjadi kota yang sudah dikonfirmasi terdapat kasus corona. Melalui laman resmi Liga Polandia (Ekstraklasa) diberitahukan per hari (20/3) ini, kalau kompetisi tertinggi di negara asal Robert Lewandoski itu resmi ditangguhkan.

Ahmad Imam Zakiri (Spanyol)

Pemain timnas U-19, Ahmad Imam Zakiri atau Zaki kini sedang memperkuat Gimnastica Ceuta di Spanyol. Terkini, Spanyol menjadi negara dengan kasus corona tertinggi ketiga di dunia setelah Tiongkok dan Italia.

Wilayah tempat Zaki tinggal yakni Ceuta menjadi wilayah dengan kasus corona terendah di Spanyol. Wilayah teritori Spanyol yang berada di Afrika itu memiliki lima kasus corona saja yang sudah terkonfirmasi sejauh ini.

Yanto Basna (Thailand)

Bek timnas Indonesia, Yanto Basna menjadi salah satu pemain yang terkena karantina wilayah (lockdown). Yanto yang kini berkarier bersama PT Prachuap FC di Liga Thailand terkunci di negara tetangga Indonesia itu dan tak bisa pulang ke Tanah Air.

Otoritas tertinggi sepakbola Thailand (FAT) beberapa waktu lalu juga sudah mengumumkan bahwa seluruh kegiatan sepakbola di Thailand ditangguhkan.

Dhanielle Daphne (Amerika Serikat)

Gelandang timnas Wanita, Dhanielle Daphne tengah melanjutkan studinya di Amerika Serikat sejak tahun lalu. Ia kini sedang menempuh studi di Oregon State University sekaligus mencoba peruntungan bersama tim sepakbola wanita kampusnya, Beavers.

Saat ini di tempat Dhanielle tinggal, Oregon sudah terkonfirmasi ada 88 kasus corona. Untuk itu, Dhanielle pun diwajibkan menjalani online class oleh kampusnya demi mempersempit penularan virus corona.

Kurniawan Dwi Yulianto (Malaysia)

Pelatih Sabah FA asal Magelang, Kurniawan Dwi Yulianto menjadi salah satu pelaku sepakbola Indonesia yang terkena karantina wilayah (lockdown) di luar negeri. Bersama Yanto Basna di Thailand, Kurniawan tidak bisa pulang ke Tanah Air akibat kebijakan pemerintah setempat yang sedang berjuang mempersempit penyebaran virus corona.

Saat ini, Kurniawan pun sedang tidak beraktivitas sama sekali sebab seluruh kegiatan sepakbola di Malaysia sedang ditangguhkan.