May 01, 2020

“Para Pemain Ketakutan” – Sergio Aguero Ragu Liga Primer Inggris Bisa Kembali Digulirkan

Sergio Aguero menyebut pemain ketakutan untuk kembali bermain sepakbola selama terjadi pandemi virus corona, sebagaimana Liga Primer Inggris terus menggodok ‘Project Restart’.

Pada Jumat (1/5) ini, klub-klub akan mengadakan pertemuan untuk membahas cara kembali melanjutkan kompetisi, dengan 8 Juni menjadi target.

Selagi klub-klub dan pemerintah Inggris bertekad untuk melanjutkannya kembali, beberapa pihak meragukan hal tersebut.

Legenda Manchester United Gary Neville bahkan bertanya “berapa banyak orang yang harus meninggal” ketika sepakbola di Inggris dilanjutkan, sementara penyerang Brighton Glenn Murray bertanya “bagaimana cara agar membuat para pemain aman”.

Sekarang Aguero bergabung dengan Murray untuk menyuarakan kekhawatirannya. Kepada El Chiringuito, pemain internasional Argentina itu mengatakan: “Kebanyakan pemain ketakutan karena mereka punya keluarga; mereka punya anak, punya bayi, orang tua.

“Ketika kita kembali, saya bayangkan itu akan sangat menegangkan, kita akan sangat berhati-hati, dan di momen ketika ada yang sakit, Anda akan bertanya: ‘Apa yang terjadi?’

“Saya harap ada vaksin guna mengakhiri ini semua. Ini membuat saya takut, namun saya menetap di sini [Inggris] bersama pacar saya. Saya belum berkontak dengan orang lain.”

Aguero memilih untuk tetap tinggal di Manchester selama lockdown, tetapi banyak pemain Liga Primer yang memutuskan kembali ke negara asal mereka. Chelsea adalah salah satu klub yang telah mengatakan kepada para pemainnya untuk balik ke Inggris dalam rangka menyambut pengguliran liga yang ditangguhkan.

“Mereka mengatakan bahwa ada orang yang memiliki virus tetapi tidak menunjukkan gejala dan mereka dapat menginfeksi Anda,” tambah Aguero. “Itu sebabnya saya memutuskan tinggal di rumah. Anda dapat terinfeksi, dan Anda tidak tahu apa-apa tentang itu.

“Lima belas hari yang lalu, kami diberi tahu tentang tanggal kembali [untuk latihan] dan itu adalah 4 Mei. Sekarang ada pertemuan baru. Akan sulit untuk memainkan Liga Champions pada Agustus.”