Pelatih Madura United Minta Pemain Minimalisir Pelanggaran
Madura United akan menjamu TIRA-Persikabo pada pekan lanjutan Liga 1 2019, Rabu (30/10) besok, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Rasiman kembali mengingatkan pemain, untuk tidak melakukan banyak pelanggaran.
Maklum, Madura United kerap dibobol lawan melalui titik putih. Skema bola mati lawan juga seringkali membuat Laskar Sape Kerrab kerepotan, dan Rasiman menyebut masalah itu sebenarnya sudah bisa teratasi oleh timnya.
“Saya kira bola mati sudah bisa dikatakan bukan masalah kami, meskipun TIRA juga kuat bola matinya, asal bukan penalti,” beber Rasiman, dikutip laman resmi Madura United.
“Kami hanya sekali kebobolan di bola mati lawan PSS [Sleman], dan yang tiga kali penalti yang menurut saya itu keberuntungan,” sambung pelatih yang pernah menjadi asisten pelatih di T-Team itu.
Komunikasi antarpemain dalam menggalang pertahanan menjadi faktor penting supaya pelanggaran dapat terhindari. Rasiman juga meminta penjaga gawang dapat berkomunikasi lebih baik.
“Saya hanya ingin anak-anak meminimalisir kesalahan di kotak penalti dan potensi-potensi yang bisa wasit menunjuk titik putih. Itu penting. Selain itu, juga bagaimana komunikasi kiper dengan pemain belakang, saya akan pertegas lagi agar diperkuat.”