June 22, 2020

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Kaget Lihat Perilaku Orang-Orang

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, berharap para pemainnya tetap menjaga diri dan menjalankan aturan kesehatan dari pemerintah terkait penyebaran virus corona di Indonesia.

Masker, jaga jarak, hingga mengurangi kontak fisik dengan orang lain menjadi aturan baku demi terjaga dari corona. Arsitek asal Belanda itu mengaku kaget, kebiasaan itu kurang dilaksanakan dengan baik di Bandung.

“Ada sesuatu yang membuat saya terkejut. Saya tak melihat orang-orang di sana memakai masker di area publik. Kebanyakan mereka tak menerapkan social distancing, dan kerap melakukan kontak fisik,” ucap Robert.

“Jika kalian melihat jumlah kasus yang ada, hal ini masih terus bertambah dan sebagian orang mulai meninggalkan aturan lockdown. Seperti di Jakarta, orang-orang mulai ke luar, ke jalan, yang tentu saja ada kemungkinan terjadinya penyebaran lagi,” imbuh dia.

Persib pernah kedapatan kasus positif corona, yakni striker asing asal Brasil, Wander Luiz. Ia terdeteksi positif corona sesudah melakukan perjalanan ke Pulau Bali, namun kini Luiz telah pulih total, dan tak menularkan sesama rekan tim.

Robert menegaskan, saat ini sangat penting untuk seluruh pihak bisa terus menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Penurunan kasus positif corona tentu akan berdampak bagus untuk kompetisi, yang rencananya kembali digelar September.

“Kita harus memakai masker saat berada di luar rumah, bahkan ketika sedang melakukan latihan . Apabila salah satu dari kita terinfeksi, seperti yang menimpa  Luiz, seluruh orang di tim ini harus melakukan karantina lagi, dan kita tak bisa memulai latihan lagi,” urai Robert.

“Jadi tetap gunakan pelindung kalian. Saya tak mau semua pemain dan staf melakukan hal seolah-olah virus sudah hilang. Virus masih tersebar di luar sana. Saat diperbolehkan melakukan latihan lagi, saya ingin semua sadar bahwa kita harus mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan,” tutupnya.

Saat ini Persib sedang menunggu kepastian dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait bagaimana dan kapan tepatnya Liga 1 kembali dijalankan. Hal itu dibutuhkan tim pelatih Maung Bandung guna menyusun ulang program latihan tim, dan mengumpulkan skuad.