July 08, 2020

Pemain Timnas Indonesia U-16 Marselino Ferdinan Merasa Kurang Kekar

Gelandang timnas Indonesia U-16, Marselino Ferdinan, menikmati masa latihan bersama timnas U-16 yang sudah memulai pemusatan latihan (TC) pada 6 Juli lalu, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Sama seperti seluruh bagian timnas U-16, Marselino juga dalam kondisi baik serta sehat. Hasil tes virus corona terhadap pemain dan ofisial timnas U-16, dengan metode rapid test, dinyatakan non reaktif.

Adik dari Oktafianus Fernando ini menuturkan, ia punya bekal yang cukup baik untuk memulai TC bersama Garuda Muda. Pasalnya, Marselion rutin menjaga kondisi dan tetap berlatih mandiri, selama di rumah saja.

“Puji Tuhan, kondisi saya baik-baik saja. Saya selalu jaga kondisi. Biasanya saya melakukan latihan bersama Mas Ofan [Oktafianus]. Di gym, dan halaman rumah. Terasa kurang sebenarnya, karena tidak bisa merasakan lapangan rumput,” urai Marselino.

Secara jujur Marselino mengaku sangat ingin menaikkan bobot massa tubuhnya. Gelandang energik nan lincah ini mengincar perbaikan bentuk fisik selama latihan di rumah, dan tentu saat TC bersama timnas U-16.

“Tapi saat bersama mas Ofan, saya selalu minta arahan harus bagaimana kalau berada situasi begini, situasi begitu. Karena di halaman rasanya kurang afdol,” ungkap Marselino.

“Saya juga membenahi kekurangan non teknis. Saya merasa postur saya kurang berisi. Saya ingin lebih berisi tapi, tidak terlalu. Mungkin seperti [Makan] konate, bisa lincah seperti itu,” jelasnya.

Marselino juga tergabung dengan tim junior Persebaya Surabaya, sementara Ofan yang merupakan kakak kandungnya, adalah salah satu pemain andalan dari Bajul Ijo, sejak kompetisi musim 2017.

“Saya ingin mengetahui sejauh mana perkembangan saya selama berlatih mandiri. Saat pandemi ini, pemain memang diminta berlatih sendiri. Kami mendapatkan materi berupa video latihan, dan juga mengirimkan video latihan mandiri,” tukasnya.

TC timnas U-16 digelar guna menyambut Piala Asia U-16 2020 yang akan dilaksanakan di Bahrain, November mendatang. Indonesia tergabung di Grup D, yang dihuni tim-tim kuat yakni Arab Saudi, Tiongkok, dan pengoleksi gelar terbanyak, Jepang.

Indonesia lolos ke Piala Asia U-16 bukan lewat jalur gratis, melainkan lolos dengan status runner-up grup babak kualifikasi yang digelar di Jakarta. Tim arahan pelatih Bima Sakti mengincar posisi empat besar di Piala Asia U-16, guna tampil di Piala Dunia U-17.