Poin Liverpool Makin Jauh Dari Manchester City, Pep Lijnders Tak Ambil Pusing
Liverpool berulang kali gagal memangkas jarak poin mereka dari posisi satu Liga Primer Inggris (EPL), Manchester City. Teranyar, Liverpool harus rela bermain imbang versus Chelsea, meski mereka sudah sempat unggul dua gol.
Kini Liverpool dan Man City terpaut jarak yang cukup jauh, 42 poin milik Si Merah, berbanding 53 poin yang sudah dikemas Citizen. Dari posisi dua yang dihuni oleh Chelsea, Liverpool hanya terpaut sebiji poin, dan mengantongi satu pertandingan yang belum dimainkan.
Pepijn Lijnders, pelatih kepala Liverpool, tidak menghiraukan selisih poin yang jauh antara timnya dan Man City. Menurut Lijnders, terpenting Liverpool terus fokus untuk memperbaiki diri dan meraih kemenangan demi kemenangan, karena peluang untuk jadi juara Liga Primer 2021/22, belum tertutup.
“Tidak pernah membosankan bagi kami. Kami tidak pernah melihat tim lain. Perebutan gelar hanya diputuskan pada hari pertandingan terakhir, dan ada begitu banyak poin untuk dikumpulkan,” ujar sosok asal Belanda ini.
“Kami memiliki situasi yang sulit ini dan Anda tidak pernah tahu apakah lawan akan mendapatkan situasi yang sulit. Kami harus fokus pada diri kami sendiri, begitulah cara kami selalu melakukannya, itulah cara kami masuk ke posisi kami sekarang, itulah cara tim kami berkembang, bagaimana tim kami saat ini,” sambungnya.
“Kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya untuk menjadikannya final, dan memberikan semua yang kami miliki, dan dengan ini, kami menjadi lebih baik. Dengan ini kami menjadi juara, kami memenangkan Liga Champions dan kami memenangkan dua piala lainnya, jadi inilah yang harus kami terus lakukan,” tegas dia.
Sebagai informasi, Liverpool kena giliran badai covid-19, yang memang tengah menyerang tim-tim Liga Primer Inggris. Sederet pemain penting harus absen, ditambah ada Piala Afrika yang membuat mereka kehilangan Sadio Mane, Mohamed Salah, hingga Naby Keita. Tak sampai di situ, Jurgen Klopp selaku manajer juga ikut absen karena positif Covid-19.
Lijnders memuji bagaimana skuad yang tersis tetap berjuang gigih untuk bangkit, dan meraih kemenangan ketika melawan Chelsea. “Sekali lagi, pujian besar untuk tim kami karena jika kami menjaga semangat juang ini dan kami bermain sedikit lebih baik, maka kami memiliki peluang besar juga di pertandingan berikutnya.”