Polemik PT LIB, Persita Tangerang Lebih Pikirkan Kelanjutan Kompetisi
Telah beredar surat yang ditandatangani oleh tiga direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), terkait laporan keadaan dari LIB itu sendiri sebagai operator kompetisi profesional Indonesia saat ini.
Direktur Operasional Sudjarno, Direktur Bisnis Rudy Kangdra, dan Direktur Keuangan Anthony Chandra Kartawiria menjadi pihak yang menandatangani surat tanpa nomor surat itu.
Surat yang berisikan beberapa poin tersebut, intinya ingin adanya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), karena dinilai telah ada monopoli dari direktur utama LIB saat ini, Cucu Somantri.
Persita Tangerang sebagai salah satu klub Liga 1 — yang berarti memiliki hak atas saham LIB — justru tidak begitu memerhatikan situasi ini. Hal itu dipaparkan I Nyoman Suryanthara.
“Saya belum terima surat itu, tapi nanti saya cek ke bagian administrasi. Yang pasti saya belum terima,” ungkap Nyoman, yang menjabat sebagai manajer, ketika dihubungi wartawan.
Saat ini, Pendekar Cisadane lebih memikirkan bagaimana kelanjutan kompetisi di tengah pandemi virus corona. Pasalnya, beberapa hari lalu LIB pun sudah berkirim surat kepada klub dan PSSI.
“Kami sebetulnya saat ini sedang menunggu terkait kompetisi seperti apa, karena kemarin LIB sudah bersurat ke PSSI. Tapi, PSSI masih menunggu arahan dari pemerintah,” tutup Nyoman.