"Saya Diabaikan" – Gerard Deulofeu Ungkap Pengalaman Pahit Dilatih Ronald Koeman
Mantan winger Barcelona Gerard Deulofeu melemparkan kritiknya kepada Ronald Koeman, mantan pelatihnya di Everton yang baru saja ditunjuk sebagai juru taktik anyar Blaugrana.
Deulofeu, yang merupakan jebolan akademi La Masia, bermain di bawah arahan Koeman pada musim 2016-17 di Goodison Park. Namun, ia tak terlalu dipakai oleh Koeman sehingga dipinjamkan ke AC Milan.
Koeman kemudian meninggalkan Everton demi melatih timnas Belanda pada 2018 sebelum kemudian resmi diumumkan sebagai entrenador baru Barca pada pekan ini. Ditanya soal Koeman, Deulofeu mengaku tak punya kesan bagus dengannya.
“Dari pengalaman pribadi saya, hanya sedikit yang bisa saya ungkapkan soal Koeman,” kata Deulofeu kepada Catalunya Radio.
“Dia tidak memberikan saya apa-apa. Saya diabaikan dan saya tidak bahagia. Saya minta untuk pergi dan dia mengizinkan saya, lalu saya pergi ke Milan. Kita lihat nanti bagaimana kinerja dia di Camp Nou.”
Selain mengkritik Koeman, Deulofeu juga menyindir Barcelona, yang menurutnya sudah tidak peduli lagi dengan produk akademinya sendiri, La Masia.
Pemain muda jebolan akademi seperti Ansu Fati dan Riqui Puig mampu menembus tim utama Barcelona di musim ini, tapi mereka tetap sulit bermain reguler. Di saat bersamaan, rekrutan mahal seperti Philippe Coutinho dan Antoine Griezmann tak memberikan dampak berarti.
“Barcelona tak punya kesabaran dengan La Masia selama bertahun-tahun. Jika diberi waktu, mereka sebetulnya bisa menyatu dengan tim utama. Ada banyak pemain dari akademi, tapi klub tidak sabar. Sekarang mungkin ada perubahan, tapi mereka sudah ketinggalan jauh,” katanya.
Ia juga mengaku masa bodoh dengan krisis yang dialami mantan kubnya itu, di mana Barca mengakhiri musim 2019/20 tanpa gelar dan baru saja dihancurkan Bayern Munich 8-2 di perempat-final Liga Champions.
“Faktanya, saya tidak peduli dengan situasi yang saat ini dialami Barcelona,” ujar Deloufeu yang kini masih mencari klub baru setelah berencana meninggalkan Watford yang terdegradasi dari Liga Primer Inggris