October 26, 2020

"Tak Bisa Diterima!" – Jose Mourinho Gemas VAR Salah Ambil Keputusan

Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengecam asisten wasit video (VAR) yang masih membuat kesalahan dalam membuat keputusan meski sudah didukung teknologi.

Dalam sepekan terakhir, VAR kembali disorot setelah membuat keputusan kontroversial dalam laga derbi Merseyside dan juga dalam laga Manchester City melawan Porto di Liga Champions

Pada Sabtu (17/10), Kiper Everton Jordan Pickford terhindar dari hukuman berat setelah melanggar Virgil van Dijk secara ceroboh, yang membuat bek Liverpool itu kini harus menepi lama karena cedera lutut serius. Tiga hari berselang, situasi serupa terjadi saat gelandang City Ilkay Gundogan melakukan pelanggaran berbahaya terhadap kiper Porto Agustin Marchesin.

VAR memang menganalisis dua kejadian itu, tapi memutuskan untuk tidak mengambil langkah tegas. Mourinho sendiri meyakini, Pickford dan Gundogan seharusnya mendapat kartu merah. Menurutnya, VAR haram untuk melakukan kesalahan seperti itu.

“Yang jadi sorotan [dari dua kejadian itu] adalah fakta bahwa VAR ikut terlibat,” kata Mourinho dalam jumpa pers jelang lawatan Spurs ke markas Burnley, Selasa (27/10) dini hari WIB.

“Tanpa VAR, ketika situasi itu terjadi maka wasit, sebagai seorang manusia, bisa membuat kesalahan. Selama bertahun-tahun,sulit untuk menerima kesalahan manusia sepertiitu, tetapi saya belajar banyak bahwa saya harus menerima kesalahan dariwasit.”

“Namun yang saya tidak bisa terima adalah kesalahan yang dilakukan VAR.”

“Jadi, jika wasit di laga itu, dengan kecepatan laga 100 mil per jam, harus menghadapi situasi itu dan hakim garis memberikan off-side, maka orang-orang akan berkata, ‘Itu adalah tekel yang buruk dan urusan selesai’. Masalahnya, ada VAR di sana.”

“Sama halnya dengan kiper Porto saat ini yang mungkin kakinya retak. Tak ada yang bisa memahami bagaimana bisa kiper Porto yang cedera, lalu tak selang beberapa lama mereka malah dihukum penalti.”

“Jika wasit membuat kesalahan, semua orang akan memakluminya karena sebuah laga memiliki kecepatan 100 mil per jam. Namun sekarang dengan adanya VAR, bagaimana mungkin VAR membuat kesalahan? VAR yang jadi masalah, bukan wasit.”