Ratu Tisha Destria Mundur Dari Komite Kompetisi AFC
Mantan sekretaris jenderal (sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, telah dinyatakan mundur dari posisinya sebagai Komite Kompetisi AFC. Permohonan mundur dari wanita berdarah Banten itu sudah diajukan sejak Juni.
Baru pada 23 Juli, AFC selaku konfederasi sepakbola Asia memenuhi permohonan Tisha, dan menyetujui pengganti Tisha yang tetap berasal dari Indonesia, serta memiliki jabatan di PSSI — yang merupakan induk federasi sepakbola Indonesia.
Hal tersebut disampaikan AFC melalui surat resmi mereka yang dialamatkan kepada sekjen PSSI saat ini, Yunus Nusi, dan ditandatangani oleh sekjen AFC, Dato’ Windsor John, bahwa telah terjadi pergantian di anggota Komite Kompetisi AFC.
Dalam surat tersebut, diterangkan bahwa Endri Erawan menjadi pengganti dari Tisha di Komite Kompetisi AFC. Dituliskan juga bahwa AFC mengapresiasi kinerja dari Tisha selama ia menjadi anggota Komite Kompetisi dari AFC.
“Melalui persaingan ketat, kesempatan telah didapatkan oleh Indonesia, bukan oleh Ratu Tisha. Saat ini Indonesia sudah menjadi bagian dari suara di Komite Kompetisi AFC,” ungkap Tisha soal pengunduran dirinya.
“Surat apresiasi dan personal message telah saya terima dari AFC. Dengan demikian, saya mengundurkan diri dari Komite Kompetisi AFC dan menyerahkan kesempatan ini kepada siapa pun yang akan menggantikan saya untuk anggota Komite Kompetisi AFC. Goodluck,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Tisha merupakan wanita pertama dalam sejarah yang bisa menjabat sekjen PSSI. Jabatan tersebut ia raih melalui tes kelayakan ketika PSSI dipimpin Edy Rahmayadi, dan Tisha dilantik pada 9 Juli 2017.
Sayangnya, setelah beberapa tahun bersama PSSI dan memiliki andil untuk memajukan sepakbola Tanah Air, Tisha akhirnya memilih untuk mundur pada tahun ini. Wanita berkaca mata itu menyatakan telah mundur dari PSSI pada 13 April 2020, atas kehendak pribadi.
Setelah mundur, posisi sekjen di PSSI akhirnya diberikan kepada Yunus Nusi dengan status pelaksana tugas (plt). Hingga kini belum ada keputusan atau kabar terbaru terkait posisi sekjen secara paten di PSSI, setelah keputusan PSSI menjadikan Yunus plt sekjen.