Red Bull Depok Bidik Liga 1 2024
Kemunculan tim sepakbola di dengan nama Red Bull Depok bikin gempat jagat maya Indonesia. Pasalnya, nama Red Bull identik dengan klub-klub sepakbola di negara lain yang terbilang tenar.
Red Bull sejatinya adalah produsen minuman energi, yang juga bergerak di olahraga sepakbola dengan memiliki beberapa klub. Red Bull Salzburg dari Austria dan Red Bull Leipzig (Jerman) adalah contohnya.
Lantas, apa sebenarnya Red Bull Depok? Diddy Kurniawan selaku humas dari klub tersebut mengakui bahwa sebenarnya Red Bull Depok tak ada kerja sama dengan minuman Red Bull, namun sebatas kagum.
“Ya, saat ini Red Bull Depok bukan bagian dari Red Bull Indonesia [produsen minuman]. Tapi karena terinspirasi dari model manajemen pembangunan ala klub-klub sepakbola di bawah naungan Red Bull yang selalu dari liga kasta bawah,” kata Diddy ketika dihubungi.
“Maka saat ini memang tim kami di Eropa sedang menjajaki komunikasi untuk menjadi bagian dari jaringan klub sepakbola Red Bull. Red Bull Depok memang tim baru,” imbuhnya.
Dari rencana saat ini, Red Bull Depok bakal terjun di Liga 3 musim depan, dengan mengakuisisi salah satu tim peserta dari regional Jawa Barat. Mereka punya pedoman klub-klub naungan Red Bull, untuk klub ini.
“Visi kami 2024 Liga 1. Targetnya kami tiap tahun naik level meski pun tidak juara,” ujar Diddy.
Saat ini mereka hanya sebatas kagum dengan pengelolaan klub-klub Red Bull, dan tak masalah umpama gagal bergabung dengan jaringan klub milik Red Bull. “Bisa saja, tapi yang terpenting manajemen timnya kami adopsi.”
“Tapi semoga saja kami bisa meyakinkan Red Bulla yang pusatnya di Eropa untuk mendirikan tim di Indonesia,” pungkas Diddy.