Sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti Selalu Ingat Ilmu Luis Milla
Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, harus terus mempersiapkan timnya setelah mampu menembus Piala Asia U-16 2020, melalui status runner-up terbaik, mewakili Grup G.
Sebagaimana diketahui, Indonesia bermain imbang 0-0 kontra Tiongkok pada laga terakhir kualifikasi Grup G. Hasil itu membuat Indonesia harus rela di tempat kedua, dan Tiongkok menjadi juara grup.
Putaran final yang baru diselenggarakan pada September 2020 harus bisa dimaksimalkan Bima. Ia mengakui, selalu ingat bagaimana resep Luis Milla dalam membangun tim menjelang kejuaraan.
“Yang pasti kami akan lakukan program bulanan, saya belajar dari Coach Luis bagaimana kami membuat program sekali sebulan pertemuan,” ungkap Bima kepada awak media.
“Karena kalau tidak ada, takutnya chemistry mereka akan hilang. Mungkin akan ada TC [pemusatan latihan], di Jakarta, Bogor, Cikarang, bisa juga keluar seperti Yogyakarta, Malang,” imbuhnya.
Untuk menjaga performa pemain selama masa rehat dari TC menuju Piala Asia, Bima mengapresiasi adanya kompetisi usia dini di Indonesia saat ini. “Elite Pro Academy sangat membantu, kemudian kompetisi-kompetisi di luar itu.”
Bukan hal yang aneh jika Bima mengadopsi ilmu dari Milla. Pasalnya, kedua sosok tersebut pernah bekerja sama menukangi timnas Indonesia U-23, pada SEA Games dan Asian Games. Milla pun masih terus memberi dukungan kepada Bima, yang dulu menjadi asistennya.