Sejumlah Pemain Persebaya Surabaya Latihan Bersama
Makan Konate menjadi satu-satunya pemain asing Persebaya Surabaya yang tidak meninggalkan Surabaya ketika kompetisi Liga 1 2020 ditangguhkan, sejak 16 Maret lalu, karena pandemi virus corona.
Pemain asing lain seperti Mahmoud Eid, Aryn Williams, dan David da Silva sudah kembali ke negara mereka masing-masing. Konate semacam terjebak, karena Mali yang merupakan negara asalnya sudah lockdown.
Hari demi hari dilewati Konate dengan sabar, namun tetap mendapat perhatian dari orang sekitar, terutama keluarga Bajul Ijo. Ia pun mengaku merasa tidak pasti, dengan situasi pandemi yang belum stabil di Indonesia.
Mantan pemain Persib Bandung dan Arema FC ini mengungkapkan, rasa bosan dan malas berlatih kadang tidak bisa dihindari tatkala dirinya harus sendiri. “Apalagi tidak tahu kapan akan bertanding,” ucapnya dikutip laman resmi Persebaya.
Meski begitu, Konate yang tinggal di apartemen mulai melakukan latihan bersama beberapa pemain Persebaya lainnya yang tinggal di kawasan sama. Mereka antara lain Patrich Wanggai, Oktafianus Fernando, Rizky Ridho dan Koko Ari Araya.
Anggara Dwi Samudra, yang merupakan fisioterapis Persebaya, turut membantu para pemain di atas berlatih bersama. Semua punya tekad menjaga kondisi fisik supaya tidak menurun drastis, sehingga tetap latihan rutin secara bersama, ditambah Rachmat Irianto.
”Saya sudah ikuti program latihan dari Samudra dua bulan terakhir,” papar Konate. “Tidak lagi membosankan karena diselingi beberapa latihan di lapangan tenis. Jadi tidak hanya di gym,” tutup gelandang berpostur jangkung tersebut.
Sementara itu, Ofan, sapaan akrab Oktafianus Fernando, mengaku menu latihan yang diberikan oleh Samudra sangat membantu dirinya tetap dalam kondisi ideal. Selain rutin berlatih, Ofan juga menjaga pola makan, alias pantang sembarang lahap.
”Sudah ikut program rutinnya sejak pandemi, biasanya kami latihan di gym dan lapangan tenis,” beber Ofan. ”Bagi saya latihan dari Samudra berkualitas dan tepat sasaran, kami juga mudah memahami instruksinya,” lanjutnya.
”Kalau latihan, semua orang bisa latihan, tapi latihan yang efektif dan tepat itu harus dengan orang yang tepat juga,” tukas mantan winger Persita Tangerang ini.
Liga 1 sejatinya akan kembali digelar 1 Oktober mendatang, sesuai keputusan PSSI yang siap dilaksanakan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator. Namun, Persebaya menjadi salah satu klub yang keberatan, karena kasus Covid-19 di wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya, masih tinggi.